SimpulRakyat.co.id, Luwu – ‘Bisnis Lendir’ mulai merangsek ke Luwu. Sebut saja CI, menawarkan dirinya melalui Aplikasi Hijau pada Minggu (13/11) malam.

Melalui layanan pengguna sekitar di aplikasi tersebut, CI menawarkan jasa ‘Bisnis Lendir’ kepada lelaki yang terjangkau radarnya.

Dengan tarif 600 ribu rupiah, CI mengaku siap memberikan layanan ‘Full Service‘ kepada pelanggannya. Hanya saja, CI juga memberikan beberapa syarat yang harus dipenuhi.

“Tarif 600 full servis cod, maaf saya tidak terima tamu mabok, tamu yang habis minum obat-obatan, tamu pake tissu magic apalagi tamu yang habis konsumsi sabu-sabu,” tulisnya dalam kolom percakapan pribadi.

Lanjut, CI mengaku tinggal di sebuah Wisma, di Kota Belopa. Kamar di Wisma tersebut disiapkan untuk melayani pelanggannya.

Bisnis lendir atau lebih dikenal prostitusi, merupakan bisnis ilegal yang tak pernah lepas dari peradaban manusia.

Meski nama dan sebutannya berbeda di setiap belahan dunia, namun layanan kenikmatan kilat itu tetap ada.

Bahkan, prostitusi adalah bisnis yang terus berkembang mengikuti arus industri. Di era 4.0 ini bisnis esek-esek juga bertransformasi, dapat diakses melalui pasar online.