SimpulRakyat.co.id, Makassar – Komunitas Kerung-Kerung Bersatu melakukan silaturahim bersama warga Kerung-Kerung dengan menggelar lomba Da’i Cilik dan Tartil Alquran di depan Kantor Sekretariatnya, Jl Kerung-Kerung, Kelurahan Maradekaya Utara, Kecamatan Makassar, kota Makassar, Minggu (21/8/2022).
Turut hadir pada kegiatan ini Camat Makassar Akbar Yusuf, Kapolsek Makassar Andi Aris Abu Bakar, Danramil 08/Makassar Mayor Inf Hatta dan Anggota komunitas Kerung Kerung bersatu serta tamu undangan.
“Alhamdulillah pada siang hari ini kita sudah selesai melaksanakan pembukaan serangkaian acara yang diinisasi oleh keluarga besar kerung kerung bersatu, selanjutnya ada lomba da’i cilik dan tartil alquran,” tutur ketua panitia kegiatan Muhammad Umar kepada wartawan.
Dia mengungkapkan, Komunitas Kerung-Kerung Bersatu merencanakan sejumlah lomba namun dari hasil diskusi bersama pengurus, sepakat pada tahun ini fokus menggelar lomba lomba bernuansa religius.
“Sebenarnya banyak lomba yang kami rencanakan, tetapi khusus untuk tahun ini kami fokus dengan kegiatan yang bernuansa relegius, seperti lomba Da’i Cilik dan Tartil Alquran ini. Tujuannya ialah kita berusaha membina generasi muda agar memiliki pengwtahuan ilmu agama sebagai bekal menuju kehidupan selanjutnya serta membangun karakter islami anak sejak dini agar bisa menjalani kehidupan yang lebih baik kedepannya.” ucapnya.
“Kami mengusung tagline Kerung kerung bukan zona merah. Ini merupakan upaya ingin menghapus stigma yang jelek dan negatif tentang kerung kerung. Oleh karena itu dengan kehadiran komunitas ini diharapkan bisa menghapus atau setidaknya mengurangi stigma yang ada itu.” tandasnya.

Sementara, Camat Makassar Akbar Yusuf mengapresiasi kegiatan yang digelar Kerung-Kerung Bersatu, Menurutnya dimana pada umumnya seluruh orang bebondong-bondong menggelar lomba lomba bersifat fisik dan umum tetapi komunitas ini mampu tampil berbeda menampilkan lomba lomba bersifat relegius.
“Saya sangat apresiasi kegiatan kegiatan seperti ini, apalagi dalam menyambut HUT kemerdekaan itu biasanya yang kita lihat lomba lari, lomba makan kerupuk dan sebagainya, tapi di sini bisa tampil beda bikin lomba-lomba bersifat religius, membangun rohani anak lebih Islami. Ini memunjukkan hal yang positif, sejalan dengan program pemerintah kota Makassar Jagai Anak ta.” ucapnya.
Dirinya berharap kegiatan-kegiatan positif seperti ini terus dilanjutkan sehingga dapat berkontribusi dalam pembangunan kota Makassar.
Senada, Kapolsek Makassar AKP Andi Aris Abubakar juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap kehadiran keluarga besar Kerung-Kerung Bersatu. Dengan kegiatan positif yang dilakukan otomatis memberikan dampak rasa nyaman dan aman kepada masyarakat.
“Kalau kami dari kepolisian khususnya Polsek Makassar kita merasa bangga dengan adanya kelompok-kelompok pemuda yang mengatasnamakan kelompok Kerung-Kerung Bersatu, sehingga kami aparat juga merasa terbantu dengan kehadiran komunitas ini untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Contohnya dengan membuat kegiatan-kegiatan positif, seperti lomba-lomba bersifat keagamaan yang lebih mengangkat nilai nilai kebaikan, sehingga hal ini tentunya bisa menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Makassar.” ucap Aris.
Sekadar diketahui, keluarga besar Kerung-Kerung bersatu merupakan suatu wadah silaturahmi bagi warga khususnya yang berada di wilayah Kerung-Kerung yang tersebar di tiga kelurahan (Kelurahan Barana, Mardekaya Utara dan Maccini Gusung). Terbentuk pada Januari 2022, namun sebenarnya keluarga besar komunitas Kerung-Kerung Bersatu sudah ada sejak tahun 80-an, diinisiasi oleh para senior dan tokoh masyarakat di wilayah Kerung-Kerung.


Tinggalkan Balasan