SimpulRakyat.co.id, Makassar – Sejumlah masyarakat mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli HAM Sulsel mendatangi Markas Polda Sulsel dan Kantor DPRD Provinsi Sulsel, Kota Makassar, Selasa (14/6/2022).
Diketahui, kedatangan Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli HAM Sulsel di Mapolda Sulsel ini adalah kedua kalinya, massa mendesak Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana menyampaikan secara transparan hasil autopsi, dan segera menetapkan tersangka kasus dugaan penganiayaan oknum Polrestabes Makassar yang mengakibatkan kematian Arfandi Ardiansyah.
“Kami meminta segera Kapolda Sulsel mencopot Kabid Propam karena diniai tidak mampu menjalankan tugasnya. Segera copot Kapolres dan Kasat Narkoba Porestabes Kota Makassar karena lalai dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan, sehingga mengakibatkan terjadinya kasus ini dan dapat mencederai nama baik institusi Polri,” tegasĀ Jenderal Lapangan, Andi Angriawan dalam orasinya.
Pada aksi ini, demonstran berorasi secara bergantian, menyampaikan aspirasi sebelum mereka diterima pihak Polda Sulsel.
“Saat audiensi, kami perwakilan massa aksi meminta segera mungkin menetapkan tersangka oknum-oknum yang terlibat melakukan penganiayaan sampai mengakibatkan korban meninggal,” ungkap Andi Angriawan.
Lanjut dikatakan, perwakilan Polda Sulsel berjanji segera menetapkan tersangka sesuai hasil dari penyelidikan polisi.
“Mereka (Polda Sulsel) akan melakukan rekonstruksi pada Kamis, 16 Juni 2022 dan pihak Polda Sulsel menyatakan sikap bahwa akan menyelesaikan kasus ini sesuai dengan prosedur yang berlaku dan tanpa pandang bulu,” ungkap dia.
Massa Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Sulsel
Selanjutnya, massa aksi bergeser menuju Kantor DPRD Provinsi Sulsel. Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli HAM Sulsel meminta anggota dewan untuk mengawal supremasi hukum terhadap kasus dugaan penganiayaan tersebut.
“Kami meminta DPRD Provinsi Sulsel melakukan pengawasan terhadap kinerja Kapolrestabes Kota Makassar dan Kapolda Sulsel. Kami juga meminta DPRD Provinsi Sulsel mendesak Kapolda Sulsel untuk menyelesaikan kasus perkara penganiayaan yang dialami saudara Arfandi Ardiansyah,” ujar Andi Angriawan.

Lanjut Andi Angriawan mengatakan, pihaknya ditemui perwakilan Ketua DPRD Sulsel. Aspirasi Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli HAM Sulsel diterima dan akan ditindak lanjuti setelah rapat bersama Pimpinan DPRD Provinsi Sulsel.
“Mereka (DPRD Sulsel-red) menyampaikan kepada kami bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan mengawal kasus ini,” ungkap dia.
“Kami juga akan membawa aspirasi ini sampai ke DPR RI, sehingga dapat diteruskan ke Mabes Polri dan Komnas HAM,” pungkas Andi Angriawan.
Sebelum massa aksi membubarkan diri, Jenderal Lapangan, Andi Angriawan berjanji akan kembali melakukan aksi unjuk rasa jika kasus ini tidak segera dituntaskan.
Laporan: Jamil
Editor: Ahmad


Tinggalkan Balasan