SimpulRakyat.co.id, Jakarta – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon mengaku telah mendesak perwakilan parlemen dunia untuk segera melakukan langkah-langkah diplomasi konkret, sebagai upaya perdamaian konflik Rusia-Ukraina. Hal itu disampaikan Fadli Zon lewat siaran persnya di Jakarta, Kamis (28/4/2022).
Diketahui, Fadli Zon terlibat dalam Satuan Tugas Organisasi Parlemen Dunia atau Inter-Parliamentary Union (IPU) Task Force yang beranggotakan delapan orang yang mewakili enam Grup Geopolitik. Satgas ini dibentuk atas dorongan serta inisiatif BKSAP DPR RI dalam perhelatan Sidang Umum IPU ke-144 di Nusa Dua pada akhir Maret lalu.
“Dalam pertemuan pertama IPU Task Force tanggal 25 April 2022 kemarin, saya mendesak agar perwakilan parlemen dunia segera melakukan langkah-langkah diplomasi konkret untuk mencegah peperangan mencapai eskalasi yang tidak diinginkan,” terang Fadli.
Berikut enam wakil Grup Geopolitik Inter-Parliamentary Union (IPU) Task Force:
1. Afrika Selatan dan Namibia sebagai wakil Grup Afrika,
2. Uni Emirat Arab mewakili Grup Arab,
3. Indonesia mewakili Grup Asia Pasifik,
4. Kazakhstan mewakili Grup Eurasia,
5. Uruguay sebagai wakil untuk Grup Amerika Latin dan Karibia, serta
6. Belanda dan Israel sebagai wakil Grup Twelve Plus yang meliputi wilayah Eropa Barat.
Lanjut dikatakan, langkah diplomasi Organisasi Parlemen Dunia ini diharapkan mencegah bencana Perang Dunia III dan Perang Nuklir.
“Kita berharap langkah diplomasi Organisasi Parlemen Dunia ini bisa menjadi bagian signifikan dari upaya mencapai penyelesaian politik tersebut. Jangan sampai konflik tersebut menjerumuskan kita pada dua bencana yang sangat tidak diharapkan tadi, yaitu Perang Dunia III dan Perang Nuklir,” pungkas politisi Partai Gerindra tersebut. (*)
Reporter: M Arif Alif
Editor: Sukma Paramita


Tinggalkan Balasan