SimpulRakyat.co.id, Luwu – Badan Perencanaan Pembangunan dan Litbang Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Luwu memantik 227 desa dan kelurahan se-Kabupaten Luwu lakukan inovasi.

Hal itu dilakukan dengan menggelar lomba inovasi daerah tingkat desa dan kelurahan Kabupaten Luwu Tahun 2022.

Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang, M.Pd hadir melaunching kegiatan tersebut di aula Bappeda pada Rabu (02/03) siang.

Suasana pembukaan lomba inovasi daerah Tahun 2022 di aula Bappeda Luwu, Rabu (02/03). (Foto: Fatwa/SimpulRakyat.co.id).

Basmin menekankan agar Camat, Lurah dan Kepala Desa yang menjadi peserta dalam sosialisasi lomba tersebut dapat mendalami materi yang diberikan untuk merubah pola pikir agar lebih inovatif dalam menjalankan tata kelola pemerintahan.

“Semoga terlahir inovasi yang kedepan bisa meningkatkan pola kehidupan masyarakat. Yang kita inginkan adalah anggaran yang ada dapat dikelola dengan baik dan dapat meninggalkan jejak untuk generasi masa akan datang,” tegas Basmin.

Basmin pun dalam arahannya memberikan contoh sederhana yang dapat dikembangkan baik Kepala Desa maupun Lurah untuk peningkatan hidup kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, masyarakat dapat diarahkan untuk mengolah lahan pekarangan rumah menjadi kebun halaman.

“Kita arahkan masyarakat untuk tanam, petik dan konsumsi, sehingga masyakat mendapatkan dua hal, yakni halaman yang sehat dan peningkatan ekonomi,” jelas Basmin.

Kepala Bappelitbangda Luwu, Achmad Awwabin membacakan laporan pembukaan lomba inovasi daerah Tahun 2022 di aula Bappeda, Rabu (02/03). (Foto: Fatwa/SimpulRakyat.co.id).

Sementara itu, dalam laporan Kepala Bappelitbangda, Achmad Awwabin menyampaikan diperlukan langkah-langkah sistematis dan berkesinambungan, di antaranya dengan meningkatkan sistem inovasi daerah melalui kompetisi inovasi dengan memberikan penghargaan dan insentif bagi para inovator.

Adapun inovasi yang diperlombakan, yakni semua kegiatan/produk yang mengandung unsur kebaruan dalam rangka meningkatkan kinerja/pelayanan publik, daya saing daerah, maupun penyelenggaraan pemerintahan.

Kategori inovasi yang diusulkan dalam lomba tersebut, yakni di antaranya tata kelola pemerintah desa, peningkatan perekonomian masyarakat, industri kecil/rumah tangga, pelayanan publik, teknologi tepat guna, dan pemberdayaan masyarakat.

Reporter: M Fatwa
Editor: Ahmad