SimpulRakyat.co.id, Makassar – Konferensi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar ke-XLI mendapat kabar tidak baik. Isu Dualisme Kepemimpinanpun santer diberitakan.
Bagaimana tidak, Konferensi yang seyogyanya dilakukan hanya sekali, ini dilakukan Dua kali, yaitu di Asrama Haji Sudiang dan di Wisma HMI Jl Botolempangan.
Dari hasil Konferensi tersebut, masing-masing terpilih Arsyi Jailolo dan A Muh Muslih Rijal.
Dalam Keterangannya, Yusuf K Mariajeng Selaku Ketua Umum (Demisioner) menjelaskan, Konfrensi HMI dijadwalkan pada 19 s/d 25 Agustus 2021 itu bertempat di Hotel Mutiara Khadijah.
“Namun dikarenakan forum berjalan alot, maka sampai juga dengan batas waktu pemakaian tempat. Kami selaku pengurus, panitia dan steering Committe berupaya untuk tetap menjalankan forum dengan menghadirkan beberapa alternatif,” kata dia di Makassar, Jumat (3/9).
Lanjut dikatakan, namun berjalannya waktu, ada surat pemberitahuan pemindahan yang ditandatangani Oknum Steering Committe.
“Tentu ini menyalahi kewenangan dikarenakan kamilah selaku pengurus yang bertanggung jawab akan hal itu,” tegas dia.
“Maka dari itu, kami pengurus bersama dengan panitia pelaksana memutuskan untuk memindahkan Forum Konfrensi ke Botolempangan, Wisma HMI Cabang Makassar,” tambah Yusuf.
Dikatakan juga, selaku kader HMI wajib menyandingkan aturan main Organisasi. Pelaksanaan konferensi di Wisma HMI Jl Botolempangan sangat lengkap dengan struktur awal, baik panitia, steering comitte, bersama komisariat serta pengurus yang telah dinyatakan demisioner di forum konferensi.
Diminta keterangnnya terkait dengan konferensi yang tidak dilaksanakan di Wisma HMI Botolempangan,
Ucu’ sapaan Akrab Yusuf K Mariajeng mengajak para kader kembali ke peta jalan HMI yang ada.
“Mari kita perbanyak Istigfar demi menemukan peta jalan kembali, sesuai dengan tema Konferensi HMI ke XLI,” pungkas Ucu’.
Laporan: Irwan
Editor: Sukma Paramita


Tinggalkan Balasan