SimpulRakyat.co.id, Gowa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto melalui Dinas Lingkungan Hidup dengan melibatkan 22.000 relawan memperingati Hari Bersih-bersih Sedunia atau World Clean Up Day (WCD), Sabtu (18/9).

Pada hari ini, Bupati Jeneponto H Iksan Iskandar mengajak masyarakat menggalakkan gerakan bersih-bersih dan pilah sampah dari rumah untuk selanjutnya sampah anorganik yang sudah terpilah di Jual di bank sampah yang telah ada.

“Saat ini sudah ada 22 bank sampah yang sudah terbentuk dan tersebar di 9 kecamatan. Saya mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam rangka pelakasanaan kegiatan ini,” kata Iksan.

Sementara itu, panitia pelaksana Abdul Rahmat yang juga selaku Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup dalam laporan menjelaskan World Clean Up Day merupakan aksi bersih-bersih yang dilaksanakan serentak dalam satu hari bersama 180 negara di dunia.

“WCDI menjadi momentum persatuan bagi masyarakat Indonesia lebih khusus masyarakat Jeneponto untuk membawa perubahan dan dampak dalam kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Abdul Rahmat.

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Jeneponto M Basuki Baharuddin menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan, kelurahan dan desa di Kabupaten Jeneponto dengan jumlah peserta dan relawan 22.000 orang.

“Adapun rangkiaan kegiatan yaitu diskusi lingkungan oleh Tim Cord WCD Kabupaten Jeneponto, penanaman pohon dan aksi bersih-bersih dan pilah sampah dari rumah,” ujar Basuki.

Diketahui, turut terlibat dalam kegiatan ini, yakni Forkopimda, Kepala OPD/Instansi Vertikal, unsur Parpol, Camat, Lurah, Kepala Desa, Pengurus Bank Sampah, Komunitas Pemuda, PT Bosowa Energy, PT PLN (Persero) Punagaya dan PT Energy Bayu.

Reporter: Abd Gaffar
Editor: Sukma Paramita