SimpulRakyat.co.id, Palopo – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UNCP menyampaikan aspirasi di kampus satu Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP), tepatnya di depan ruang Rektorat, Sabtu (18/9) kemarin.
Mahasiswa tersebut meminta kepada pihak birokrasi di perguruan tinggi untuk mengevaluasi kebijakan terkait dengan pemotongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di masa pandemi Covid-19, di mana kondisi perekonomian yang tidak stabil dan berdampak terhadap masyarakat khususnya keluarga mahasiswa.
Selain itu mahasiswa juga menyuarakan terkait pelaksanaan program kuliah offline karena menganggap kuliah online sangat tidak efektif, disisi lain tidak adanya pemerataan bantuan kuota bagi mahasiswa serta melihat wilayah sebagian mahasiswa yang belum memiliki jaringan internet secara stabil untuk mengikuti perkuliahan secara online.
Dengan landasan pihak universitas untuk memberlakukan himbauan yang telah di keluarkan Kemendikbud terkait dengan proses pelaksanaan perkuliahan offline layaknya beberapa perguruan tinggi yang ada di kota Palopo serta meminta pihak Universitas Cokroaminoto Palopo dalam hal ini melakukan Vaksinasi untuk memutus rantai covid19 dan sebagai salah satu langkah untuk mempermudah realisasi pembelajaran offline.
Dalam demonstrasinya mahasiswa mengangkat 6 tuntutan kepada Rektor UNCP, di antaranya pemotongan SPP 50 persen, melaksanakan kuliah tatap muka, memaksimalkan kegunaan fasilitas kampus, mengevaluasi kinerja dosen, tidak membatasi aktivitas kelembagaan UKK/UKM, dan ejelasan dana kelembagaan UKK/UKM.
Dalam orasinya, Jenderal Lapangan, Muh Satrio Ramadhan menyampaikan bahwa pihak kampus dalam membuat kebijakan harus kooperatif dan objektif karena persoalan ini berbicara tentang keresahan orang tua mahasiswa atas pembayaran uang semester.
“Mestinya kampus harus memperhatikan secara sungguh-sungguh mahasiswa yang tidak sama sekali mendapatkan bantuan dari Kemendikbud,” kata Muh Satrio.
Di akhir orasinya, Muh Satrio juga menyampaikan harapan agar pimpinan kampus mempertimbangkan dengan baik dan bijak apa yang menjadi tuntutan mahasiswa.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Rektorat Universitas Cokroaminoto Palopo terkait enam tuntutan mahasiswa tersebut.
Reporter: M Fatwa
Editor: Sukma Paramita


Tinggalkan Balasan