SimpulRakyat.co.id, Palopo – Dalam rangka mendukung program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Kodim 1403/Palopo bekerjasama dengan BNN Kota Palopo menggelar kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Bahaya Narkoba. Kegiatan berlangsung di Aula Makodim 1403/Palopo, Rabu (02/09/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari seluruh Prajurit Kodim 1403/Palopo.
Kasdim 1403/Palopo, Mayor Inf. Much. Sukardi, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa narkoba adalah musuh negara yang harus dilawan secara bersama-sama.
“Narkoba tidak hanya merusak generasi muda, tapi juga merusak masa depan bangsa. Kodim 1403/Palopo berkomitmen bersinergi dengan BNN untuk melakukan pencegahan sejak dini. Kita harus bersih dari narkoba, mulai dari keluarga, satuan, hingga lingkungan masyarakat,” tegas Kasdim.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Palopo diwakili Penata Pemberantasan Narkoba Kota Palopo, Aiptu Suriansa, bertindak sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan materi mengenai jenis-jenis narkotika, dampak penyalahgunaan bagi kesehatan dan hukum, serta modus baru peredaran narkoba yang terjadi di Kota Palopo.
“Kita tidak bisa kerja sendiri. Perlu peran TNI di kewilayahan untuk membantu BNN melakukan deteksi dini dan penyuluhan. Jika ada yang tahu peredaran, segera laporkan. Pecandu adalah korban yang harus direhabilitasi, pengedar adalah penjahat yang harus ditindak,” jelas Aiptu Suriansa.
Rangkaian kegiatan berjalan secara bertahap, meliputi penyuluhan materi bahaya narkoba dan dampak hukum, sesi diskusi serta tanya jawab bersama peserta, penandatanganan Deklarasi “Kodim 1403/Palopo Bersih Narkoba”, hingga pelaksanaan tes urine acak kepada 60 orang personel TNI sebagai bentuk komitmen internal.
Dandim 1403/Palopo, Letkol Inf. Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., melalui Kasdim 1403/Palopo menginstruksikan kepada seluruh Danramil jajaran agar segera menggelar kegiatan serupa di wilayah binaannya masing-masing bersama Polsek dan pihak Kelurahan.
“Babinsa harus jadi garda terdepan. Kenali wilayahnya, kenali warganya. Kalau ada yang mencurigakan, segera koordinasi dengan BNN dan Polri,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta pembagian brosur dan leaflet mengenai bahaya narkoba kepada seluruh peserta.


Tinggalkan Balasan