SimpulRakyat.co.id, Luwu – Laga hari kedua Pra Porpov VXII zona 5 di lapangan Andi Djemma, antara Wajo melawan Luwu Utara (Lutra) berakhir seri tanpa gol.

Pelatih kepala tim Wajo Gusri Damar mengakui sistim pemain yang di turunkan 4-1-4-1.

“Saya menilai pertahana kami agak pincang akibat dua pemain Wajo tidak diturunkan disebabkan faktor kesehatan tak memungkinkan ikut berlaga melawan tim Luwu Utara,” kata Gusri Damar, Rabu (4/8/2021).

Di babak pertama, sempat tim Wajo mendapat hadiah tendangan pinalti, namun gagal melahirkan gol ke gawang Luwu Utara.

Tim Wajo vs Luwu Utara saling berebut bola di tengah lapangan Andi Djemma, Kabupaten Luwu, Rabu (4/8). (Foto: Fatwa/SimpulRakyat.co.id).

Dalam laga kedua Pra Porprov zona 5 ini, bertindak sebagai kapten kesebelasan Wajo, yakni Joni Ananda.

Sementara tim Luwu Utara menurut pelatihnya, Aswan Agus turun dengan strategi menyerang 4-4-2.

Aswan Agus mengakui beberapa pemainnya tidak sempat berlaga, disebabkan fisiknya terganggu.

“Ada beberapa pemain baru yang kita turunkan, selain itu kondisi lapangan memang agak licin,” tutur Aswan usai pertandingan.

Saat berlaga, kapten tim Luwu Utara Reska terus berupaya membangun jiwa korsa teman temannya, namun kemenangan belum berpihak ke tim Luwu Utara.

Jika melihat perolehan poin dari ketiga tim yang berlaga, peluang besar akan di raih tim Pra Porpov Luwu untuk memperoleh tiket pada Porda Sulsel tahun depan.

Catatan tim media dan Humas dari Asprov PSSI Sulsel, nilai yang di peroleh ke tiga tim Pra Porprov yakni, Luwu 3 Poin, Luwu Utara : 1 Poin dan Wajo : 1 Poin.