SimpulRakyat.co.id, Barabai – Dandim 1002/HST Letkol Inf Muh Ishak H Baharuddin menghadiri rapat koordinasi penanganan covid-19 yang berlangsung di Auditorium Setda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jl Perwira, Kecamatan Barabai, Senin (23/08).

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Hulu Sungai Tengah H Aulia Oktafiandi, bersama Satgas Pencegahan Penanggulangan Covid-19.

Rapat yang diikuti oleh unsur forkopimda dan SKPD serta intansi jajaran terkait membahas tentang pemberlakuan PPKM level-4 di Hulu Sungai Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati HST H Aulia Oktafiandi menyampaikan bahwa Rapat yang dilakukan ini adalah tindak lanjut dari komite penanggulangan Covid-19 dan Pemilihan Ekonomi Nasional yang melakukan penanganan di Kabupaten HST.

“HST dinilai memiliki tingkat ketertularan yang tinggi dengan respon yang terbatas,” kata dia.

“Saat ini di Kabupaten HST tingkat Kematiannya tinggi dari rata-rata tingkat nasional yaitu 5,5 %. Untuk itu perlu menyiapkan apa yang perlu kita siapkan dalam menghadapi PPKM Level 4 ini,” tambah Aulia Oktafiandi.

Lanjut dikatakan, dari 1 bulan yang lalu, pihaknya harus menguatkan posko PPKM mikro, sudah harus siap segalanya seperti baliho, kegiatan dan anggarannya.

“Dari data yang ada di Kabupaten HST, tingkat penyebaran yang lebih tinggi adalah Kecamatan Barabai, kita manfaatkan level 4 ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, meningkatkan tracing, serta partisipasi aktif dari seluruh ASN,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto pada kesempatan tersebut menyampaikan saat ini harus melaksanakan ketentuan level 4 dengan cara bersinergi dengan semua unsur.

“Bagi masyarakat yang terkena Covid-19 jangan malu untuk melaporkan diri yang nantinya akan melakukan Isoman maupun Isoter,” ungkapnya.

Sedangkan Dandim 1002/HST Letkol Inf Muh Ishak H Baharuddin menyampaikan bahwa dengan penetapan HST di level 4, harus segera kita sosialisasikan ke masyarakat ke tingkat paling bawah, untuk itu perlu peran posko PPKM mikro.

“Posko PPKM yang ada di HST ada sekitar 158 posko yang perlu didukung pelaksanaannya, untuk TNI ada Babinsa dan Polri ada Bhabinkamtibmas yang akan selalu merapat di posko PPKM di wilayah binaan masing-masing guna memperkuat dan langsung membantu pelaksanaan kegiatan Posko PPKM Mikro tersebut,” ucapnya.

Masih menurut Dandim, hal-hal teknis seperti cuci tangan jangan diabaikan, perlu digalakkan lagi seperti awal.

“Jangan sampai pada level 4 ini kita abaikan hal-hal yang seperti ini untuk menekan angka penyebaran covid-19, dengan harapan HST bisa segera bangkit lagi dari resiko tinggi menjadi resiko rendah atau zona hijau,” tegasnya.

Turut hadir dalam rakor tersebut, di antaranya Bupati HST H Aulia Oktafiandi, Wakil Bupati HST Drs H Mansyah Sabri, Pj Sekda HST Drs Muhammmad Yani, Wakil Ketua DPRD HST Taufik Rahman, Dandim 1002/HST Letkol Inf Muh Ishak H Baharuddin, Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, Ketua Pengadilan Negeri HST Hajar Widianto, Kejaksaan Negeri HST diwakili oleh Saripudin, Yonif 621/Mtg di wakili oleh Letda Inf Alex, Ketua Pengadilan Agama HST Dra Hj Noor Asiah, Kepala Pelaksana BPBD H Budi Hariyanto, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Rakor dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Reporter: Arwan Rewa
Editor: Sukma Paramita