Pastor Hendrikus Kariwop: Paskah, Puncak Iman Kita

  • Whatsapp
Pastor Hendrikus Kariwop MSC, Pastor Paroki Katedral St Fransiskus Xaverius Merauke merangkap Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Merauke

SimpulRakyat.co.id, Merauke – Malam Paskah dilangsungkan pada malam menjelang Minggu Paskah. Sesuai tradisi Gereja Katolik. Ibadat malam Paskah ini diatur dalam 4 bagian yang diawali dengan Ibadat Terang atau Ibadat Cahaya, Liturgi Sabda, Liturgi Baptisan, dan Liturgi Ekaristi.

Dalam khotbahnya, Pastor Paroki Katedral ini mengajak umat memahami mengapa malam ini menjadi begitu sakral.

Baca Juga

“Pesta Paskah menjadi pusat dari segala pesta, atau Paskah menjadi Ibu dari seluruh peristiwa iman gereja atau Paskah menjadi pusat iman kita karena Kebangkitan Yesus merupakan puncak kebenaran dan pokok iman Kristen, yang diwartakan sebagai bagian hakiki dari Misteri Paskah sejak permulaan Kekristenan,” ujar Pastor Hendrikus MSC mengawali khotbahnya di Gereja Katedral St Fransiskus Xaverius Merauke Jalan Raya Mandala Merauke, Sabtu (3/4/2021).

Lebih lanjut dikatakan bahwa Kitab Injil mengingatkan kita untuk bersiap-siap dengan pelita kita, berjaga-jaga seperti orang-orang yang menantikan kedatangan kembali Tuhan sehingga bila Ia datang Ia akan menemukan kita terjaga dan akan mempersilakan kita masuk dalam rumah-Nya.

“Injil menegaskan kita sebagai umat Allah untuk selalu siap diri, kapan dan dimana saja Tuhan datang, maka kita sudah siap. Pandemi Corona-19 yang kita hadapi merupakan salah satu penguji iman kita, apakah kita siap atau belum,” ujar Pastor Hendrikus yang juga selaku Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Merauke ini.

Dikatakan pula bahwa kebangkitan Kristus dari kematian menjadi dasar iman kita.

” Jika Kristus mati dan tidak bangkit maka sia-sialah iman kita…maka batu-batu makam yang ada dalam diri kita perlu kita singkirkan… Batu kita umpamakan seperti kesombongan, iri hati, cemburu, tidak jujur, tidak setia, kekerasan, penipuan dan lain sebagainya merupakan batu-batu makam yang harus disingkirkan. Kristus yang bangkit membuka pintu batu makam tersebut maka merayakan Paskah berarti kita merayakan kemenangan dari kematian. Kita gantikan batu-batu makam tersebut dengan suka cita, damai sejahtera, cinta kasih, solidaritas itulah makna kebangkitan yang benar,” ujar Pastor yang merupakan anggota Tarekat Misionaris Hati Kudus Yesus ini.

Diakhir khotbah Pastor kelahiran Muyu Boven Digoel ini menyampaikan selamat Paskah untuk seluruh umat.

Berita Menarik Lainnya