SimpulRakyat.co.id, Luwu – Memperingati HUT ke 15 kota Belopa, sebagai ibukota kabupaten Luwu menjadi momen suka cita tersendiri bagi masyarakat dan pemerintahnya.

Sayangnya, karena alasan pandemik, peringatan HUT belopa ke – 15 kali ini digelar sederhana hanya dihadiri 60 peserta secara live, dan selebihnya mengikuti via aplikasi Zoom. Hal itu berdasarkan keputusan rapat paripurna DPRD Luwu.

Meski demikian, kegiatan yang digelar di gedung DPRD Luwu tersebut berlangsung hidmat dan dihadiri Ketua DPRD Luwu, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II dan para anggota DPRD Luwu, Para Staf Ahli dan Asisten Bupati Luwu, Kapolres Luwu, Dandim 1403/SWG, Kajari Luwu, Ketua Pengadilan Negeri Belopa, Maddika Bua, Sekretaris KNPI Sulsel, Sekda Luwu, Ketua pengadilan Agama, Ketua TP PKK Kab Luwu, Ketua IKA DPRD, dan Ketua Persit kabupaten Luwu.

Mengawali acara, Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Rusli Sunali membuka Rapat Paripurna yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat Belopa Sebagai Ibukota Kabupaten Luwu.

“Berdasarkan hasil rapat badan musyawarah tanggal 1 Februari 2021, disepakati bahwa, peringatan hari jadi ke-15 Belopa sebagai Ibukota Kabupaten Luwu, dilaksanakan dengan rapat paripurna. Untuk itu, dengan mengucapkan Bismillahir Rahmanir Rahim, rapat paripurna hari ini sabtu, 13 Februari 2021, saya nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum,” kata Rusli Sunali.

Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang dalam sambutannya menggambarkan bagaimana pemaknaan secara jernih terhadap hakekat Hari Jadi Belopa sebagai Ibukota Kabupaten Luwu.

“Hakekat Hari Jadi Belopa sebagai Ibukota Kabupaten Luwu adalah suatu manifestasi kewilayahan di Tanah Luwu yang telah memberikan sumber kehidupan sesuai Motto ‘Wanua Mappatuo Naewai Alena’, artinya apa saja yang ditanam di Tanah Luwu ini akan tumbuh subur sebagai sumber kehidupan dan kemakmuran rakyat,” jelas H Basmin Mattayang.

Lebih Lanjut, Bupati Luwu menjelaskan bahwa Kabupaten Luwu memiliki potensi yang cukup besar, mulai dari sektor pertambangan, pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan hingga perikanan dan kelautan yang terbentang luas

Pada kesempatan itu, Bupati Luwu menyampaikan Ucapan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan atas sinergitas dan perhatian kepada masyarakat kabupaten Luwu.

“Dalam setiap kesempatan, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan atas perhatiannya selama ini yang telah membuka keterisolasian masyarakat di Kecamatan bastem Utara, Walenrang Barat dan Latimojong dengan membangun infrastruktur jalan dan jembatan sehingga hasil komoditas masyarakat dapat lebih cepat dipasarkan,” ungkap H Basmin Mattayang.

Wakil Gubernur Sulsel, H Andi Sudirman Sulaiman yang mengikuti rapat paripurna melalui virtual Zoom Meeting memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pemerintah Kabupaten Luwu beserta anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Kabupaten Luwu, yang mampu menjalin sinergitas dan Komunikasi dengan baik kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sehingga program-program strategis dapat dilaksanakan di Kabupaten Luwu.

Terlaksananya pembangunan di Kabupaten Luwu tidak terlepas dari peran serta Pemerintah Kabupaten Luwu bersama DPRD Kabupaten Luwu untuk menjalin sinergitas dan komunikasi dengan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan.  Hal yang sama juga dilakukan oleh DPRD Sulsel Dapil Luwu raya yang selalu mendorong dan mengingatkan kami dalam menjalankan program-program strategis di Luwu raya termasuk di Kabupaten Luwu.