SimpulRakyat.co.id, Gowa – Tiga Mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Fisip Unismuh Makassar, yakni Andi Nurwani, Andi Tenri Rawe, Nurhidayah, melakukan pendampingan di desa.

Para mahasiswa ini melakukan program membangkitkan antusias belajar santri TK/TPA di Masjid Al-Muhajirin Kompleks Perumahan Pelita Asri, Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, sejak Selasa, 17 November 2020 lalu.

Program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap rendahnya motivasi belajar santri serta minimnya jumlah remaja masjid yang mengajar selama pandemi Covid-19.

Para mahasiswa ini adalah kelompok dari peserta mata kuliah di Prodi Ilmu Administrasi Negara, Participatory Action Research (PAR).

Ketua BPD BKPRMI Je’netallasa Gowa, Nur Jihanar Ashari Leo, Dg Lau, mengampresiasi diadakannya kegiatan seperti ini untum pertama kalinya mahasiswa Unismuh Makassar yang datang ke masjid Al-Muhajirin.

Kedatangan mahasiswa Unismuh ini untuk melakukan pendampingan TK/TPA dengan harapan dapat meningkatkan semangat santri untuk tetap datang ke masjid mengaji dan melakukan kegiatan keagamaan lainnya, ungkap Daeng Lau.

Kepala TK/TPA di Masjid Al-Muhajirin Kompleks Perumahan Pelita Asri, Desa Jenetallasa Gowa, Ustadz Drs Muh Amin MA mengatakan, selama pandemi, para santri yang datang mengaji mulai berkurang.

Hal itu terjadi karena pandemi Covid-19 dan para remaja masjid yang datang juga berkurang, jadi kurang efektif ketika belajar mengaji.

“Tetapi Alhamdulillah masih ada santri yang datang dan melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker saat ke masjid,” tandas Imam Desa Jenetallasa Gowa ini, Sabtu (19/12).

Jumlah peserta kegiatan melebihi ekspektasi, sebanyak 31 orang mengikuti program tersebut. Program pendampingan yang dilaksanakan yaitu mengaji, praktek wudhu, serta belajar bacaan salat sesuai anjuran Muhammadiyah.

Kegiatan mengajar ini dibagi menjadi 3 kelompok. Karena santri berbeda tingkatan. Kelompok 1 santri yang telah wisuda, kelompok 2 santri yang bacaan Alquran besar, serta kelompok 3 santri yang masih bacaan Iqra’ kecil.

Program ini digelar selama sehari. Para mahasiswa berharap dengan adanya program ini dapat meningkatkan semangat dan juga silaturahmi tetap terjaga meskipun kegiatan ini telah selesai.

Laporan : Andi Nurwani
Editor : Nasution