Unjuk Rasa, Pemuda dan Mahasiswa Sorot Kasus RSUD Anwar Makkatutu

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Makassar – Puluhan kader Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulsel dan Mapolda Sulsel, Makassar, Selasa (15/9/2020).

Pada aksi kali ini, Jendral lapangan Imran Fajar dalam orasinya di depan Kantor Gubernur Sulsel menyatakan, begitu banyak kasus yang terjadi di tubuh RSUD Anwar Makkatutu, Kabupaten Bantaeng, dari 2017 hingga 2018.

Baca Juga

“Mulai dari dugaan korupsi, pungli, piutang yang melanggar banyak aturan pemerintahan yang telah ditetapkan, malpraktik dan penggunaan aset negara secara semena-mena merupakan tindakan-tindakan yang mempermainkan hukum, karena hal ini tidak hanya dilakukan sekali, namun berkali-kali,” tuding Imran.

Lanjut dikatakan, hal ini menuai curiga ada pembiaran yang dilakukan oleh Bupati Bantaeng.

“Maka dari itu saya menuntut Gubernur Sulsel agar menginstruksikan kepada Bupati Bantaeng agar memberikan sanksi berat, baik secara tertulis mapun tidak tertulis kepada Direktur RSUD Anwar Makkatutu,” tegas dia.

Sementara itu, pihak dari Gubernur, Ansar menerima anspirasi pengunjuk rasa, ia menyatakan pihaknya akan segera menyurati Bupati Bataeng.

“Hal ini akan kami sampaikan ke pak Gubernur serta akan melakukan persuratan kepada Bupati Bantaeg,” kata Ansar.

Tidak sampai di sini, KPPM kembali melanjutkan aksi demonstrasi di depan Mapolda Sulsel untuk mendesak Polisi untuk mengusut tuntas kasus-kasus yang telah disampaikan pada massa aksi tersebut. (*)

DAFTAR NAMA PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI PANGKEP

Disarankan Untuk Anda :