Operasi Yustisi di Makassar, Tempat Usaha Minim Terapkan Jaga Jarak

  • Whatsapp

Simpulrakyat.co.id, Makassar – Demi meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, Tim Percepatan Penanggulangan Covid 19 (TP2C) kota Makassar menggelar operasi yustisi di wilayah kecamatan Panakkukang, Senin (14/9/2020) malam.

Tim gabungan OPD lingkup kota Makassar diantaranya Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, BPBD, Damkar dan TNI – Polri ini menyisir sejumlah tempat usaha yang ditenggarai rawan terjadi pelanggaran.

Baca Juga

Koordinator tim II dari Satpol PP Makassar Irwan menjelaskan bahwa kegiatan yang dimotori Polrestabes Makassar ini terbagi dua tim, menyasar tempat usaha di sepanjang jalan Boulevard dan Pengayoman.

“Kegiatan ini terbagi dua tim, tim satu menyusuri tempat usaha di jalan Boulevard seperti warkop dan rumah bernyanyi, sedangkan tim dua menyusuri tempat usaha di sepanjang jalan Pengayoman, seperti Cafe Gigi dan Pasar Segar.” ujar Irwan.

Irwan mengungkapkan saat razia di pusat kuliner Pasar Segar, banyak ditemukan pelanggaran, baik pengunjung tidak menggunakan masker maupun beberapa tenant/kios yang tidak menerapkan sosial distancing (jaga jarak) di tempat usahanya.

“Sekarang di sana (Pasar segar) sudah tidak mengindahkan protokol kesehatan utamanya jaga jarak, persoalannya kursi yang pernah kami atur sekarang sudah bertambah lagi, yang tadinya diatur satu meja itu hanya 2 kursi sekarang malah bertambah sampai 8 kursi. Artinya terjadi penumpukan.” ucap Irwan.

Olehnya pihaknya memberi surat teguran kepada pelaku usaha, sedangkan bagi pengunjung yang tidak pakai masker dilakukan tiga langkah penindakan (Sanksi), yakni rapid tes, sanksi sosial membersihkan area sekitar dan membeli 10 masker bagi setiap satu orang pelanggar.

“Ada enam orang yang didapati tidak pakai masker dan langsung dirapid tes yang hasilnya non reaktif, kemudian juga ada sanksi sosial membersihkan area sekitar, serta setiap pelanggar diwajibkan menyetorkan 10 masker.” terangnya.

“Sedangkan pelaku usaha yang melanggar kita berikan surat teguran.” tandasnya.

Senanda, koordinator Tim Satu Muh Mufli mengatakan, pelanggaran juga terjadi di Cafe Ka.ga.nga jalan Bougenville dan rumah bernyanyi Inul Vizta jalan Pengayoman. Ia menyebut kebanyakan pengunjung tidak menjaga jarak. Sehingga dilakukan peneguran kepada pemilik usaha.

“Dua orang kedapatan tidak pakai masker di Cafe, sementara di Inul Vizta banyak yang tidak jaga jarak. Selanjutnya baik pengunjung maupun pemilik usaha diberikan surat teguran apabila dikemudian hari ditemukan masih melanggar maka izin usahanya bisa dibekukan.” jelasnya.

Diketahui, Operasi Yustisi dilaksanakan menyusul instruksi Presiden RI untuk pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Selain itu Hal ini juga berkaitan dengan penerapan dan sosialisasi Perwali kota Makassar nomor 51 dan 53 tentang percepatan penanggulangan Covid 19 di kota Makassar. (BM)

DAFTAR NAMA PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI PANGKEP

Disarankan Untuk Anda :