SimpulRakyat.co.id, Sidrap – Sempat viral diberitakan sebelumnya, manajemen Niars Makeup Sidrap, angkat bicara terkait foto yang diposting di akun Instagramnya, yang kemudian menjadi kontroversi.

Ia menyebutkan jika foto yang dipostingnya itu hanya sekadar bercandaan, tidak ada niat untuk menikah yang diduga sesama gender.

“Jadi aku mau klarifikasi buat kalian semua yang sibuk di luar sana yang postingan ini, emang kalian percaya namanya juga candaan terus nggak tahu yang namanya seriusan sama candaan bedanya seperti apa. Ini semua cuman candaan nda ada istilah-istilah itu mau lamaran atau apa,” katanya.

Screenshot via Instagram @niaarsmakeupp.

“Terus aku sama driver-ku itu cuman seperti anak sendiri nggak ada saling suka-sukaan di manajemen ini. Nah tolong di luar sana bijak-bijaklah menanggapi postingan yang bercanda gitu,” ucapnya kepada wartawan melalui video berdurasi 45 detik yang dikirim oleh pihak manajemen.

Baca: Polisi Bakal Panggil Pemilik Akun Instagram Niars Makeup, Sidrap

Meski merasa tidak bersalah, pihak Niars Makeup meminta maaf kepada netizen jika ada yang merasa terganggu.

“Minta maaf kalau ada yang terganggu juga,” kuncinya.

Ketua Brigade Muslim Indonesia (BMI), Zulkifli.

Terpisah, Ketua Brigade Muslim Indonesia (BMI), Zulkifli memberi peringatan kepada pihak Niars Makeup atas tindakan yang dilakukannya itu, dan menarik perhatian publik.

“Jujur saya bingung mau panggil bapak atau ibu kepada beliau ini, kami ingin ingatkan bahwa kami menyikapi postingan itu bukan karena mau dibilang sibuk atau sok sibuk tapi kami menyikapi postingan itu karena menganggap bahwa orang yang memosting gambar itu adalah orang orang yang perlu diingatkan, bahwa apa yang mereka lakukan adalah sesuatu yang sangat buruk dan bertentangan dengan budaya orang Indonesia dan budaya orang bugis,”

“Kami tetap hargai Anda dengan segala kekurangan dan kelebihan Anda tapi saya rasa jika anda paham bahwa hubungan sesama jenis itu adalah hal yang menyimpang harusnya pihak Anda jangan sembarangan mempublikasikan gambar yang dipertegas dengan kalimat seakan telah melakukan ikatan menuju pernikahan dengan seseorang yang berjenis kelamin sama dimana akan memberi kesan kepada orang masyarakat bahwa di hubungan sesama jenis itu bisa dilakukan,”

“Kalau mau terkenal berusahalah dengan cara santun dan bukan dengan cara yang tidak beretika dan bertentangan dengan budaya orang Indonesia terlebih budaya orang Bugis. Soal kelanjutannya biar menjadi wilayah aparat,” kata Zul, melalui rilisnya yang diterima Wartawan, Kamis (27/8/2020) sore.

Bukan hanya BMI, Forum Pembela Islam (FPI) Sulawesi Selatan juga nampak menanggapi isu tersebut. Saat berusaha dihubungi, Pimpinan FPI Sulsel, Ustad Agus mengaku akan berkomunikasi dengan FPI Sidrap.

“Insya Allah, saya sementara di jalan, sebentar saya infokan ke FPI Sidrap, kami teruskan ke ikhwan yang ada di Sidrap,” kuncinya. (M Fatwa)