SimpulRakyat.co.id, Makassar – Mantan Aktivis Forum Pemuda Bulurokeng yang terbentuk pada tahun 2000 silam, kembali berkumpul di salah satu Warkop di Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Kegiatan ini terlaksana berkat Fasilitasi Group WhatsApp Bulurokeng Accarita, Minggu (26/07/2020).

Mantan Aktivis Forum Pemuda Bulurokeng, Abdul Asis, yang juga Mantan Direktur LBH Makassar, sempatkan waktu hadir dalam silaturahmi tersebut.

Juga turut hadir Hamzah Sewang, Jasmi, Moh Wahyu, Ir Abdul Haris Habib, Djaya Jumain, Muhammad Rais dan Syahrir.

Mantan Aktivis Forum Pemuda Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, membahas tantangan Bulurokeng menuju Kota Baru.

Djaya Jumain mengatakan, pesatnya penduduk yang tingga di Bulurokeng, sehingga perekonomian semakin berkembang di banding 20 tahun yang lalu, dimana saat itu Bulurokeng masih memiliki lahan pertanian yang cukup luas.

“Kini, Bulurokeng sudah disulap menjadi perumahan dan rumah toko atau Ruko,” ungkap Djaya Jumain yang juga admin Group WhatsApp Bulurokeng Accarita.

Djaya Jumain berharap dengan tantangan Bulurokeng Kota Baru di Makassar, nantinya warga Bulurokeng yang berpenduduk asli dapat menangkap peluang bisnis.

“Jangan menjadi penonton di daerah sendiri, sehingga perlu dukungan sumber daya manusia yang kreatif tanpa melupakan kearifan lokal yang ada sejak dulu,” terang Djaya.

Rencananya Mantan Aktiflvis yang selama 20 tahun sibuk dengan profesinya masing-masing, akan meluangkan waktu kembali membangkitkan pemuda Bulurokeng.

“Hal itu untuk menjemput peluang para pemuda mulai dari sekarang, ketika Kota Baru Makassar di Bulurokeng terealisasi, maka pemuda dan masyarakat Bulurokeng sudah siap dalam menghadapi tantangan tersebut, bukan malah menjadi penonton di rumah sendiri,” tutup Djaya Jumain. (*)