SimpulRakyat.co.id, Makassar – Mewabahnya virus Corona (Covid-19) sejak tahun lalu menjadikan roda ekonomi tidak berjalan seperti biasanya, sejumlah perusahaan raksasa dunia dilaporkan mengalami kerugian besar.
Untuk di Indonesia, berdasarkan survei yang dilakukan oleh LIPI, sebanyak 39,4 % perusahaan terpaksa harus gulung tikar.
Yang paling merasakan dampaknya pada sektor pariwisata, seperti objek wisata, perhotelan, dan tempat hiburan lainnya.
Ditemui secara ekslusif oleh reporter SimpulRakyat.co.id, Marcom SwissBell Hotel Panakukang, beberkan cara bertahan di tengah pandemi Covid-19.
Marcom SwissBell Hotel, Mimi saat ditemui di kantornya menjelaskan, jika syarat utama untuk dapat menjalankan hotel di tengah pandemi, yakni dengan menerapkan protokol kesehatan.
Wawancara Ekslusif Reporter SimpulRakyat.co.id
“Yang pertama kita harus lakukan adalah pakai masker, cuci tangan, menjaga jarak, dan intens melakukan pemeriksaan suhu tubuh, baik kepada pengunjung maupun pihak karyawan,” ungkapnya, Selasa (15/7/2020) lalu.
Terkait perlakuan terhadap setiap ruangan hotel harus semakin sering dilakukan penyemprotan disinfektan, penggunaan UVC, untuk membunuh kuman dan bakteri.
“Untuk di kamar-kamar sendiri kita gunakan UVC untuk membunuh bakteri-bakteri, sehingga ruangan kita jamin lebih steril lagi,” tambah Mimi.
Di restoran hotel, sejumlah kursi juga nampak diatur sedemikian rupa, sehingga menyesuaikan jarak physical distancing.
Kepada karyawan, Mimi juga menyampaikan untuk memperbanyak istirahat.
“Kalau dulu selema masih bisa berdiri kan masih kerja, kalau sekarang, jikalau sudah merasa sedikit lelah, karyawan boleh pulang, istirahat di rumah, jam kerja juga kita lebih kurang dari biasanya untuk tetap menjaga kondisi fisik karyawan,” tutup Mimi.
Dengan penerapan protokol kesehatan yang maksimal, Swissbell Hotel Pengayoman Makassar dipastikan siap menerima pengunjung tanpa penularan virus Covid-19. (M Fatwa)


Tinggalkan Balasan