SimpulRakyat.co.id, Bulukumba – Dalam rangka peringatan Hari Anak se-Dunia, IGI Bulukumba bekerjasama dengan ASPIRASI melaksanakan seminar virtual Sekolah Ramah Anak dengan tujuan peningkatan kompetensi guru dalam penerapan Sekolah Ramah Anak.

Kegiatan seminar ini diikuti oleh 100 peserta dan dibuka oleh Kadis PPPA Bulukumba, Selasa (2/6).

Dalam sambutannya, Dra Hj Umrah Asnawi sangat mengapresiasi inisiatif IGI Bulukumba atas kegiatan seminar SRA, dan siap untuk bekerjasama dengan untuk kegiatan terkait Sekolah Ramah Anak.

“Kami siap untuk satuan-satuan pendidikan yang mau menerapkan SRA untuk membuat tim dan mengajukan ke DP3A untuk di-SK-kan oleh Bupati,” terang Kadis PPPA Bulukumba.

Sementara IGI Bulukumba dengan pelaksanaan seminar ini berharap adanya kolaborasi semua pihak untuk menciptakan generasi bangsa yang berkatakter, bermental tangguh, tumbuhnya potensi minat dan bakat dengan lingkungan yang menyenangkan.

Diketahui, kegiatan Virtual Seminar Sosialisasi SRA yang berlangsung ini didukung oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab Bulukumba, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Kantor Kemenag Bulukumba, para kepala sekolah dan guru, serta pengurus IGI Kabupaten Bulukumba yang solid.

Kegiatan Sosialisasi SRA dipandu oleh Host Bagus Dibyo (Fasilitator Nasional SRA) dan moderator Sugiati Tabrang (Sekretaris IGI Bulukumba).

Pada seminar ini, tampak peserta yang antusias memberikan tanggapan atas paparan pemateri dari Ketua Umum Aspirasi Indonesia, Bekti Prastyani dengan judul materi “Sekolah Ramah Anak”. Sementara Fasilitator SRA Bulukumba Hj Nurbaya menyuguhkan materi Praktik Baik Sekolah Ramah Anak

Di akhir kegiatan ini, Ketua IGI Bulukumba mengharapkan moment seminar ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dimana pendidik dan tenaga kependidikan memberikan kontribusi yang memadai.

Begitu juga semua pihak, dapat memberikan dukungan kepada seluruh kegiatan gagasan, pada dasarnya IGI akan senantiasa berharap menjadi mitra yang baik kepada pemerintah dan seluruh pihak atau kelembagaan yang bergerak dalam bidang kependidikan khususnya dalam pengembangan kompetensi pendidik maupun tenaga kependidikan.

“IGI mendukung kebijakan merdeka belajar dan guru penggerak, penerapan Sekolah Ramah Anak ini sejalan dengan kebijakan Kemendikbud untuk mewujudkan program sekolah yang berorientasi pada anak,” pungkas dia. (*)