Djoni Lubis ke PWOIN: Jadilah Hunter News yang Akurat dan Terpercaya

  • Whatsapp
Penasehat DPP PWOI Nusantara H Djoni Lubis yang juga adalah Ketua Umum Aliansi Indonesia.

SimpulRakyat.co.id, Jakarta – Upaya memberikan selamat atas terpilihnya ketua umum baru hasil kongres PWOI Nusantara ke-1 di Asrama Haji Podok Gede Jakarta Timur, 5-6 Maret 2019. Feri Rusdiono terpilih sebagai Ketum DPP PWOIN dengan masa bhakti selama 5 tahun ke depan, 2019-2024.

Feri Rusdiono menjadi ketua umum hasil pemilihan secara aklamasi. Penasehat H Djoni Lubis memberikan nasehat, serta pemahaman kepada para pengurus pusat dan pengurus pimpinan provinsi dan anggota wartawan Online PWOI Nusantara, saat mendapat kesempatan berpidato.

Baca Juga

Penasehat DPP PWOI Nusantara H Djoni Lubis yang juga adalah Ketua Umum Aliansi Indonesia, merupakan  tokoh sekaligus Penasehat Presiden RI.

Siapa pun Presiden terpilih, H Djoni Lubis memberikan nasehatnya, agar wartawan yang tergabung dalam PWOI Nusantara dalam aktivitasnya terus memperhatikan kode etik Jurnalistik, serta menekankan  selalu menyajikan berita tanpa Hoax.

“Karena Berita Hoax dapat merusak tatanan berbangsa dan bernegara merusak keutuhan NKRI,” ucapnya tegas di Jakarta, Senin (8/6).

Lanjut dikatakan, wajib hukumnya memverifikasi semua fakta, akurasinya, aktualitasnya, baru sajikan kepada masyarakat.

“Jadilah Hunter News yang akurat dan terpercaya,” ujar H Djoni Lubis.

Lebih lanjut Penasehat Djoni Lubis mengharapkan PWOI Nusantara, wajib hukumnya memiliki empat asas yang tidak dapat ditawar lagi, yaitu:

Wartawan PWOI Nusantara harus melindungi identitas anak yang menjadi korban kesusilaan atau pelaku kejahatan. Wartawan PWOI Nusantara tidak boleh menyebut identitas anak-anak sebagai pelaku kejahatan.

Wartawan PWOI Nusantara tidak boleh beritikad buruk. Wartawan PWOI Nusantara tidak boleh membuat berita cabul dan sadis.

Wartawan PWOINusantara tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin dan sakit. Wartawan PWOINusantara tidak menerima suap.

“Wartawan PWOI Nusantara tidak boleh berprasangka dan diskriminatif terhadap perbedaan jenis kelamin, bahasa, suku, agama dan antar golongan (SARA),” terang Djoni Lubis.

  1. Asas Wartawan PWOI Nusantara juga harus menghormati kehidupan pribadi, kecuali untuk kepentingan umum.
  2. Asas Wartawan PWOI Nusantara melaksakan kewajiban koreksi yakni mencabut dan meralat jika mengetahui ada pembuatan berita keliru atau tidak benar walaupun tidak ada yang minta, jika perlu disertai permintaan maaf.
  3. Asas Wartawan PWOI Nusantara melaksanakan profesi tanpa moralitas atau dengan standar moral rendah, berarti mengingkari jati dirinya sendiri.
  4. Asas Wartawan PWOIN Profesionalitas. Pada asas ini, Wartawan PWOINusantara harus membuat berita akurat. Wartawan PWOI Nusantara harus menunjukkan identitas kepada narasumber. Wartawan PWOINusantara harus selalu menguji informasi. Wartawan PWOIN menghasilkan berita faktual dan jelas sumbernya.

“Hendaknya imbauan ketua umum wajib selalu digaungkan di setiap pertemuan dan pembinaan dalam acara resmi DPW, DPD, DPC, DPAC PWOI Nusantara sehingga ruh Jurnalis PWOINusantara yang bersih berimbang tetap selalu menyala dan di pegang teguh,” pungkasnya. (**)

Berita Menarik Lainnya