Warning dalam Pengadaan Barang Jasa di Tengah Pandemi Covid-19 (Bagian I)

  • Whatsapp
Ilustrasi (Dok Istimewa)

SimpulRakyat.co.id, OPINI – Pengadaan Barang Jasa dalam penanganan keadaan darurat merupakan salah satu pengaturan khusus yang dilatarbelakangi karena kebutuhan dengan tingkat prioritas kecepatan dan ketepatan pemenuhannya yang bersifat mendesak.

Hal itu lantaran menyangkut keselamatan kesehatan dan sekaligus perlindungan masyarakat dari Bahaya Pandemi Corona Virus disease-2019 (Covid-19).

Baca Juga

Menurut Pandangan LIMIT INDONESIA, Bencana Covid-19 merupakan bencana non alam yang sekaligus berdampak pada Bencana Sosial, maka sewajarnya dilaksanakan sesegera mungkin yang pemenuhannya tidak direncanakan sebelumnya, mengingat kondisi baik dari sisi Jenis, Jumlah dan Waktu yang tidak dapat ditunda dan harus dilakukan Secepatnya.

Kendati demikian, tetap mengacu pada Pasal 91 ayat (1) huruf p, Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta turunannya.

Hal itu diungkapkan oleh LIMIT INDONESIA karena ada kekhawatiran di beberapa Unit kerja Kementeriaan/Lembaga/Perangkat Daerah tidak melalui Proses atau Mekanisme Pengadaan Barang/Jasa yang pengadaannya disinyalir asal-asalan tanpa merujuk pada suatu aturan dan Para pemainnya hanya berdasarkan keyakinannya.

LIMIT INDONESIA Perlu menyampaikan sekaligus warning kepada Pejabat Pengadaan, bahwa atas Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di tengah Pandemi Covid-19, telah mengamanatkan atas kewenangan masyarakat dalam pengawasan dan pelayanan hukum yang tidak menutup kemungkinan akan mengadukan atas dugaan penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang dalam pengadaan barang jasa pada satuan kerja masing-masing di tengah penanganan keadaan darurat Covid-19 kepada Instansi terkait.

Penulis: Mamat Sanrego

SimpulRakyat.co.id adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis

Berita Menarik Lainnya