Gabungan Lembaga Anti Narkotika Tolak Napi Narkoba Duduk di Parlemen

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Makassar – Puluhan aktivis anti narkotika dari berbagai lembaga di Makassar yakni dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Generasi Muda Nusantara Anti Narkotika (Genetika) Kota Makassar, Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM) Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Makassar, Jumat (10/1).

Puluhan aktivis ini berunjukrasa menolak Wakil Rakyat DPRD Kota Makassar yang terlibat pada Kasus Narkoba, khususnya bagi dituding terbukti sesuai proses hukum di Pengadilan Negeri Makassar dengan vonis 9 bulan penjara.

Baca Juga

Dalam aksinya, Arjuna mengatakan, seorang anggota DPRD terpilih yang notabenenya sebagai perwakilan rakyat dan juga kader yang kental ke-Islamannya, harusnya memperlihatkan citra yang baik kepada masyarakat.

“Tapi sangat disayangkan, malah justru berbanding terbalik, sebab dia sendiri sebagai pelaku (pemakai), sehingga kita bersama-sama perangi Narkoba dan Tolak RTQ sebagai wakil rakyat,” tegas Arjuna.

Lanjut dikatakan, sebelumnya, proses hukum sudah berjalan dan pengadilan negeri Makassar telah menjatuhkan vonis kepada salah satu kader PPP atas nama RTQ yang juga caleg terpilih pada pemilihan legislatif lalu pada petikan putusan pidana nomor no.1534/pid.sus/2019/PN Mks Dengan vonis pidana selama 9 bulan.

“Namun setelah keluarnya putusan pidana tersebut, kami melihat partai PPP dalam hal ini DPW PPP Sulsel belum melakukan langkah pemecatan atau sanksi lainnya sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga,” terang dia.

Berikut pernyataan sikap pengunjukrasa:

  1. Meminta DPW PPP Sulsel segera melakukan pemecatan kepada kader yang juga anggota DPRD terpilih karena telah terbukti melakukan tindak pidana narkotika,
  2. Meminta kepada ketua beserta Jajaran pengurus DPW PPP Sulsel agar tidak bermain mata dengan kader yang telah terbukti melakukan tindak pidana narkotika berdasar pada Putusan PN Makassar,
  3. Mendesak DPRD kota Makassar untuk segera mengirimkan Permohonan PAW kepada partai PPP agar tidak terjadi kekosongan kursi di DPRD kota Makassar.

Sementara itu, Ketua DPP Genetika, Djaya Jumain, mendukung perjuangan teman-teman aktivis dalam memperjuangan aspirasi masyarakat dengan menolak pelaku narkoba sebagai wakil rakyat.

Sekadar diketahui, aktivis dari Genetika Kota Makassar dan PPM Sulawesi Selatan akan terus berjuang hingga secara hukum RTQ dipecat dan tidak menjabat sebagai Wakil Rakyat. (*Arwan R)

Disarankan Untuk Anda