SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Opening Ceremony DAD PC IMM Pangkep dan Dialog Aktual dengan tema “Peran Generasi Milenial dalam Menyambut Pilkada Pangkep 2020” berlangsung di Gedung Aisyiyah Kabupaten Pangkep, Jumat (29/11).
Ketua Cabang IMM Pangkep Saifullah Bonto mengatakan, dialog ini salah satu bentuk pengejawantahan IMM.
“IMM tak akan pernah alpa dalam mengawal revolusi zaman dalam mencerdaskan kehidupan bangsa utamanya bagi para generasi milenial,” kata Saifullah dalam sambutannya.
Sementara PDM Husain Mustafa dalam sambutannya menjelaskan, para generasi milenial harus mampu mengambil peran-peran strategis, karena para pelaku-pelaku sejarah yang disebutkan dalam qur’an itu adalah para generasi muda, sepeti dalam Surah Alkahfi.
“Harapannya hasil diskusi ini tidak berakhir sampai di sini, tapi diaplikasikan di luar forum. Kalau perlu saya tantang ananda mahasiswa ini buat suatu MoU kepada bakal calon, berani tidak balon tersebut memperjuangkan aspirasi para pemuda?,” tegasĀ Husain Mustafa.
Kesimpulan dari Narasumber dalam kegiatan ini, di antaranya, Sartiana sebagai Ketua PD Naisyiyatul Aisyiyah memberikan pandangan bahwa keterlibatan perempuan harus massif dan jangan ada intervensi.
“Terkadang suara perempuan dapat diintervensi dikarenakan merasa dianggap tidak berdaya,” kata dia.
Kabidor DPD IMM Sulsel, Nur Maulana Azis menyampaikan, sebagai generasi milenial harus memiliki karakteristik yang mampu membaca zaman.
“Ketika mau melihat demokrasi itu baik, harus punya kemapanan pikiran, ekonomi dan integritas,” imbuh Nur Maulana Azis.
Rohani selaku Komisioner KPUD Pangkep, memberikan saran kepada generasi milenial agar sebelum memilih calon pemimpin, terlebih dahulu mencari rekam jejak bakal calon (Balon). Rohani juga berpesan agar independensi lembaga tetap terjaga.
“Jadikan lembaga sebagai lembaga pendidikan politik, bukan bagian dari kendaraan politik,” imbau Rohani.
Sementara itu, Ketua Apindo Makassar Muammar Muhayang turut menyampaikan gagasannya, agar para generasi milenial bisa melawan money politik.
“Para putra-putri daerah turut mengambil peranan penting sehingga mampu membawa nama baik daerah, olehnya itu salah satu pekerjaan kita adalah harus memajukan SDM Pangkep,” ujar dia.
Lanjut dikatakan Muammar, konsep bisnis yang diambil dari Alqur’an dengan fokus kepada output terlebih dahulu sebelum memikirkan inputnya.
Acara ini dihadiri para kader IMM se-Kabupaten Pangkep, Naisyiyatul Aisyiah, PDM, Alumni IMM, turut hadir perwakilan dari Polres Pangkep dan utusan-utusan SMA/MA.
Penulis: */Ismail K


Tinggalkan Balasan