SimpulRakyat.co.id, Makassar – Sebanyak 1.200 personel gabungan dikerahkan oleh Polrestabes Makassar untuk mengawal aksi unjuk rasa bertajuk ‘Indonesia Gelap’ yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (21/2/2025).

Kabag Ops Polrestabes Makassar, AKBP Darminto, menyebutkan ribuan personel tersebut disebar di 35 titik yang menjadi lokasi aksi guna memastikan jalannya demonstrasi berlangsung aman dan kondusif.

“Iya, kita kerahkan 1.200 personel yang disebar di 35 titik,” ujar Darminto saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2025).

Menurutnya, aksi unjuk rasa kali ini diikuti oleh berbagai organisasi mahasiswa yang turun ke jalan secara serentak. Titik utama aksi terpusat di bawah jembatan flyover Jalan AP Pettarani serta di depan kantor DPRD Sulawesi Selatan.

“Aksi hari ini berdasarkan informasi ada di 26 titik,” tambahnya.

Dalam aksi ‘Indonesia Gelap’ ini, mahasiswa membawa sejumlah tuntutan, di antaranya mencabut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran serta mengevaluasi program makan bergizi gratis (MBG) yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

“Kami menuntut agar Inpres Nomor 1 Tahun 2025 dicabut dan meminta evaluasi terhadap program MBG,” tegas Koordinator Aksi, Fadhil Musaffar.

Tak hanya itu, mahasiswa juga menolak proyek strategis nasional (PSN) yang dianggap merugikan masyarakat serta menuntut pendidikan gratis dan pencabutan Undang-Undang Mineral dan Batu Bara (UU Minerba).

“Kami juga menolak UU Minerba dan menuntut pendidikan gratis bagi seluruh rakyat,” tambahnya.

Dari pantauan di lapangan, situasi lalu lintas di bawah jembatan flyover Jalan AP Pettarani masih terpantau lancar. Hingga saat ini, belum terlihat massa aksi yang mulai berkumpul di titik tersebut.