SimpulRakyat.co.id, Makassar – Perlu kewaspadaan bagi orang tua mengawasi anak-anaknya untuk mencegah terjadi hal yang tidak inginkan.
Pasalnya, sebuah peristiwa di Kota Makassar, seorang anak yang bernama
Muh Fadli Sadewa, berusia 11 tahun, diculik lalu dihabisi nyawanya.
Jenazah korban dibungkus plastik dan dibuang di kolom jembatan, Inspeksi Pam Timur Waduk Nipa-nipa, Moncongloe, Kabupaten Maros, Selasa (10/1/2022) dini hari.
Penculikan dan pembunuhan ini diduga dilakukan Adrian (17) dan Muh Faisal (14), kedua remaja itu tercatat sebagai pelajar SMA di Kota Makassar.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Abdul Azis mengatakan, kedua tersangka tersebut telah ditangkap di rumahnya, masing-masing di Makassar.
“Pelakunya masih di bawah umur, awalnya orang tua Fadli Sadewa melaporkan kehilangan anak pada Senin (9/1), bahwa sang anak tidak pulang ke rumahnya sejak Minggu (8/1),” jelasnya.
Dari rekaman CCTV, tampak jelas, korban dibawa oleh seorang pengendara motor dan Korban katanya diimingi uang Rp50 ribu dari tersangka.
Kurang dari 24 jam, polisi menangkap kedua tersangka, sehingga kasus dugaan pembunuhan itu terungkap.
Ternyata, korban diculik lalu dibunuh. Mayatnya diikat tali, dimasukkan ke plastik, dan dibuang ke kolom jembatan di Nipa-nipa Moncongloe, Kabupaten Maros.
Belum diketahui motif pembunuhan ini, kedua tersangka sementara diperiksa penyidik di Polrestabes Makassar.
Sekadar diketahui, kini jenazah korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani autopsi.


Tinggalkan Balasan