SimpulRakyat.co.id, Pinrang – Sejumlah warga mengaku kecewa setelah ditolak memasukkan berkas guna mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Kantor Desa Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang pada Kamis (30/4/2020) pagi.
“Sudah tidak bisa masukkan berkas, katanya pak desa sudah penuhmi kuotanya, sudah cukup orang yang dapat bantuan, padahal kita ini lebih pantas dapat, kita ini tidak ada sawah ta, justru yang ada sawahnya dikasih, baru tidak nakasi ki penjelasan, nabilang ji saja penuhmi,” ungkap seorang warga setelah keluar dari kantor desa Mattiro Ade.
Saat dikonfirmasi, Rustan Sali, Kepala Desa Mattiro Ade, membenarkan jika jumlah penerima BLT DD telah mencukupi kuota yakni sebanyak 142 orang. Data tersebut didapatkan dari pendataan langsung yang dilakukukan relawan Covid, BPD, tokoh masyarakat, serta kepala dusun setempat.
“Bukan kami yang mendata pak, bukan kami yang turun langsung, jadi kami tidak tau kondisi ekonominya seperti apa. Ada beberapa relawan yang turun, yang pertama kan tidak boleh dobel menerima bantuan sosial lainnya, yang terima PKH, sudah tidak dapat BLT lagi, sedangkan untuk bantuan BLT diberikan ke sebanyak 142 kepala keluarga (KK),” kata Rustan Sali
Lanjut, Rustan membantah rumor liar beredar di masyarakat yang menyebut pihaknya tidak adil dalam memberikan bantuan BLT.
Ia menyebut telah melakukan verifikasi berulang kali dan melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait diantaranya relawan Covid-19, Bhabinsa, dan Bhabinkantibmas serta tokoh masyarakat dalam menentukan 142 KK yang berhak menerima bantuan.
“Berdasarkan laporan itu yang menyebutkan ada yang luas sawahnya, yang masukkan berkasnya, kemanakan itu, 4 orang, tapi saya bilang jangan kasi masuk itu. Ini data kan belum valid, kalau ada yang kita temukan belum layak, ya kita ganti, karena tidak mungkin kita tau semua kondisi dibawah (masyarakat),” tutup Rustan.
Beberapa waktu lalu, Bupati Pinrang Irwan memberikan ultimatum agar tidak ada permainan dalam penyaluran bantuan langsung tunai – dana desa (BLT-DD) kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Irwan ketika menyerahkan BLT-DD di Kecamatan Mattiro Bulu, tepatnya Desa Pananrang.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa A Machmud Bancing mengungkapkan, penyaluran BLT DD dilakukan di 9 kecamatan di Kabupaten Pinrang, besarannya 600 ribu Rupiah per Kepala keluarga. (M Fatwa)


Tinggalkan Balasan