SimpulRakyat.co.id, Pinrang – Tim Search and Rescue (SAR) Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan berhasil menemukan seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Pinrang. Setelah pencarian intensif selama beberapa jam, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (29/01/2025) sore.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, korban yang diketahui bernama Mail, warga Lingkungan Labili-bili, turun melaut untuk memancing pada Selasa (28/01) sekitar pukul 13.30 WITA. Namun, hingga Rabu pagi pukul 10.20 WITA, ia belum kembali ke rumah. Perahu yang digunakan korban ditemukan terikat di pinggir pantai, sementara sepeda motornya masih terparkir di pinggir jalan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR segera melakukan pencarian dengan menyisir perairan menggunakan perahu karet dan alat pendeteksi suhu. Setelah upaya pencarian yang intensif, korban akhirnya ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi terakhir terlihat pada pukul 16.20 WITA.
Kepala Basarnas Kota Parepare, Fadly, mengungkapkan bahwa korban ditemukan dalam keadaan terlilit tali dan sudah tidak bernyawa.
“Korban terlilit tali dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dievakuasi menuju puskesmas terdekat,” ujar Fadly.
Sementara itu, Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Ramli, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga mengapresiasi kerja keras tim SAR dalam operasi pencarian ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja keras dalam operasi ini. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Kompol Ramli.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat pesisir, terutama nelayan, untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan saat melaut. Warga diminta agar selalu memantau kondisi cuaca dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari. (*)


Tinggalkan Balasan