SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) Kassiloe menggelar pelatihan jurnalistik digital sebagai bagian dari Program Desa Cerdas P3PD Sub Komponen 2C2, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
Pelatihan ini berlangsung di Aula Kantor Desa Kassiloe, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (6/12/2024).
Duta Digital, Novita Arhab, mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan kapasitas melalui penguasaan jurnalistik digital.
“Pelatihan jurnalistik ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman tentang etika dalam jurnalisme digital, termasuk cara menjaga kredibilitas, independensi, dan akurasi di era digital,” kata Novita dalam sambutannya.
Menurut Novita, pelatihan ini juga membuka peluang bagi warga untuk berkontribusi melalui platform digital, seperti situs web desa, guna mempromosikan potensi lokal.
“Kami berharap pelatihan ini dapat mengasah kemampuan dalam menulis dan menyusun cerita yang efektif di platform digital, baik berupa artikel, blog, maupun konten multimedia,” imbuhnya.
“Pelatihan jurnalistik untuk mengasah dan meningkatkan literasi masyarakat di Desa Kassiloe, serta menyalurkan bakatnya melalui website,” tambah Novita.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Kassiloe, Suriadi S, dalam sambutannya, memberikan apresiasi terhadap program tersebut dan menyebut kehadiran Duta Digital membawa dampak positif bagi desanya.
“Kami mengapresiasi keberadaan Duta Digital ini, berbagai program telah dilaksanakan di desa kami,” ungkap Suriadi saat membuka pelatihan ini.
Selain itu, Suriadi menekankan pentingnya peran KIM sebagai penyalur dan perpanjangan tangan dalam penyebaran informasi publik.
“Pelatihan ini diharapkan peserta mengetahui cara dan teknik menyusun berita, agar jurnal yang dibuat dapat menarik orang untuk membaca,” ujarnya.
Dia juga menekankan pentingnya peran KIM dalam mendistribusikan informasi yang akurat dan menarik.
“Meski kita di desa, kita tidak boleh berpangku tangan, kita bisa bersaing dengan orang-orang yang ada di kota,” pungkas Suriadi.
Sekadar diketahui, pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pangkep, Ahmad, yang juga seorang wartawan muda bersertifikat Dewan Pers, sekaligus Wakil Pemimpin Redaksi Simpul Rakyat. Ahmad memberikan panduan tentang teknik penulisan berita yang menarik dan sesuai kaidah jurnalistik. Kegiatan ini turut dihadiri oleh para kepala dusun, perangkat desa, anggota KIM, dan Bhabinkamtibmas. (*)


Tinggalkan Balasan