SimpulRakyat.co.id, Luwu – Pemerintah Kabupaten Luwu mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui program Indeks Pertanaman 300 (IP300), yang menargetkan petani dapat melakukan penanaman dan panen hingga tiga kali dalam setahun.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Luwu, H. Patahudding, saat menghadiri Tudang Sipulung dan Syukuran Panen Tingkat Kecamatan Ponrang Tahun 2026 di Lapangan Padang Sappa, Sabtu (31/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyalurkan 10 unit pompa air untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian.

Bupati Patahudding mengatakan, Kecamatan Ponrang memiliki potensi besar untuk mendukung pelaksanaan program IP300. Kondisi lahan yang subur dan dukungan jaringan irigasi menjadi modal penting dalam meningkatkan frekuensi tanam dan hasil produksi pertanian.

Namun, ia mengingatkan bahwa penerapan pola tanam tiga kali setahun harus mempertimbangkan ketersediaan air dan kondisi cuaca.

“Kita berharap melalui program IP300, produktivitas pertanian di Kecamatan Ponrang semakin meningkat. Potensi lahan yang ada harus dimanfaatkan secara optimal, dengan tetap memperhatikan ketersediaan air dan pengaturan jadwal tanam. Karena itu, sinergi antara penyuluh, pemerintah desa, kelompok tani, dan para petani sangat diperlukan,” ujar Patahudding.

Untuk mendukung program tersebut, Bupati meminta penyuluh pertanian aktif mendampingi kelompok tani, terutama dalam menentukan jadwal tanam yang sesuai dengan kondisi pengairan dan pola cuaca.

Koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, penyuluh, dan petani juga dinilai penting agar pelaksanaan musim tanam berjalan terencana.

Selain pengairan, Patahudding menyoroti kebutuhan pembangunan infrastruktur pendukung pertanian, seperti jaringan irigasi, jalan usaha tani, dan jalan perkebunan.

Dia meminta kelompok tani menyampaikan kebutuhan pembangunan melalui proposal agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah maupun pengusulan bantuan kepada pemerintah pusat.

Pemerintah Kabupaten Luwu, lanjutnya, akan terus mendorong pembangunan infrastruktur pada 2027, termasuk pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan serta pembangunan akses jalan usaha tani dan perkebunan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta kepala desa dan lurah memastikan bantuan rumah tidak layak huni diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria dan membutuhkan.

Pemerintah daerah menargetkan peningkatan bantuan bedah rumah hingga 1.000 unit pada tahun mendatang dengan tetap mengutamakan ketepatan sasaran.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kabupaten Luwu, Summang, menyampaikan bahwa Kecamatan Ponrang memiliki potensi lahan pertanian sekitar 3.000 hektare.

Menurutnya, potensi tersebut didukung oleh kerja keras petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, serta jaringan irigasi. Meski demikian, masih terdapat sejumlah wilayah yang membutuhkan peningkatan sarana pengairan.

Summang juga menyebut harga gabah tahun ini mencapai sekitar Rp7.700 per kilogram. Ia berharap pemerintah terus memberikan dukungan terhadap kebutuhan petani, termasuk bantuan alat dan mesin pertanian modern seperti combine harvester.

Sementara itu, Ketua Panitia, Iwan Patangke, mengatakan Tudang Sipulung dan Syukuran Panen merupakan bentuk ungkapan syukur sekaligus penghargaan terhadap kerja keras petani dalam mengelola lahan pertanian.

Dia berharap keberhasilan panen dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fadriaty AS, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur pemerintah kecamatan, kepala desa dan lurah se-Kecamatan Ponrang, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Melalui program IP300 dan dukungan sarana pertanian, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap produktivitas lahan semakin meningkat, musim tanam lebih terencana, dan kesejahteraan petani terus membaik. (*)