SimpulRakyat.co.id, Luwu  — UPT Pendapatan Wilayah Luwu menegaskan komitmennya untuk terus menggencarkan penertiban pajak kendaraan bermotor melalui operasi gabungan yang akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan di wilayah Kabupaten Luwu.

Hal tersebut disampaikan Kepala UPT Pendapatan Wilayah Luwu, Bulnia, S.STP usai kegiatan pemeriksaan pajak kendaraan yang berlangsung di Jalan Nasional Trans Sulawesi, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kamis (21/5/2026).

Operasi tersebut melibatkan personel Satlantas Polres Luwu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan, serta PT Jasa Raharja Wilayah Luwu dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.

“UPT Pendapatan Wilayah Luwu gencar melaksanakan kegiatan penertiban pajak kendaraan bermotor selama dua hari mulai tanggal 20 sampai 21 Mei 2026 yang berlokasi di Jalan Poros Palopo-Makassar,” ujar Bulnia.

Menurutnya, kegiatan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi kendaraan.

“Tujuan kegiatan ini yaitu mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membangun kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor,” katanya.

Sejak siang hari, puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat dihentikan secara bergiliran untuk dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan dan status pembayaran pajak.

Sejumlah pengendara terlihat kooperatif mengikuti proses pemeriksaan yang berlangsung di bawah pengawasan aparat kepolisian.

Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat melambat akibat antrean kendaraan yang menjalani pemeriksaan. Meski demikian, situasi operasi tetap berlangsung aman dan kondusif.

Bulnia menambahkan, kegiatan penertiban pajak kendaraan akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah peningkatan penerimaan pajak daerah dari sektor kendaraan bermotor.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulannya demi peningkatan penerimaan pajak daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor,” tutupnya.