SimpulRakyat.co.id, Pangkep – PT Semen Tonasa kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ICOFR Series. Acara ini diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Sulawesi Selatan bekerja sama dengan PT Arsya Yasa Indonesia, pada Rabu (29/4/2026) di Hotel Grand Asia Makassar.

Mengusung tema “Dari Risiko Laporan Keuangan ke Solusi Pengendalian Efektif”, kegiatan ini menghadirkan Direktur Keuangan PT Semen Tonasa, Sulaiha Muhyiddin, sebagai pembicara. Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan wawasan mengenai pentingnya penerapan Internal Control over Financial Reporting (ICOFR) atau Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan dalam menjamin keandalan laporan keuangan perusahaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, meliputi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sektor perbankan, hingga perguruan tinggi. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan kesadaran yang semakin meningkat mengenai peran vital sistem pengendalian internal yang kuat dalam memitigasi risiko di bidang pelaporan keuangan.

Dalam pemaparannya, Sulaiha Muhyiddin menegaskan bahwa pengelolaan risiko laporan keuangan bukan hanya menjadi tanggung jawab unit keuangan semata, melainkan memerlukan kerja sama dan sinergi dari seluruh lini organisasi.

“Pengendalian internal yang efektif merupakan fondasi utama dalam menyusun laporan keuangan yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penerapan ICOFR membantu perusahaan mengidentifikasi potensi risiko sejak tahap awal, serta memastikan setiap proses bisnis berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance.

Sulaiha juga memaparkan tiga poin kunci dalam penerapan ICOFR yang telah dijalankan di PT Semen Tonasa. Pertama, komitmen dan pengawasan dari manajemen puncak sebagai penentu keberhasilan agar penerapan berjalan secara konsisten dan menjadi prioritas organisasi. Kedua, penentuan ruang lingkup dan pengendalian yang tepat sasaran melalui penetapan batasan berbasis materialitas serta penyusunan peta risiko dan kendali (risk control matrix). Ketiga, kesiapan organisasi yang dibangun melalui kolaborasi lintas fungsi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyusunan dokumentasi yang memadai, serta pelaksanaan perbaikan secara berkelanjutan.

Menurutnya, kegiatan ICOFR Series ini menjadi wadah strategis bagi para profesional untuk saling bertukar pengetahuan dan praktik terbaik dalam memperkuat sistem pengendalian internal, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelaporan keuangan di berbagai sektor.

Pada kesempatan ini, PT Semen Tonasa juga mengirimkan sejumlah karyawan dari berbagai unit kerja, serta pimpinan dan staf perusahaan afiliasi untuk mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang tata kelola serta pelaporan keuangan.