SimpulRakyat.co.id, Luwu – Sehari setelah peristiwa perampokan berdarah yang menewaskan penjaga agen BRILink di Desa Lelong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif. Hingga Kamis (19/2/2026), pelaku belum diumumkan ke publik.
Korban bernama Ririn (31) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kios tempatnya bekerja pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Diduga, korban menjadi sasaran perampokan yang disertai penganiayaan menggunakan benda tumpul.
Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menegaskan pihaknya fokus pada proses penyelidikan. “Lidik kalau sudah pasti kami kabarkan. Biar kami fokus dulu mas,” ujarnya secara singkat pada Kamis (19/2).
Sebelumnya, aparat dari Polsek Walenrang bersama jajaran Polres Luwu telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi. Jenazah korban juga telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sawerigading untuk autopsi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kanan serta luka di bawah telinga kiri. Polisi menduga luka tersebut disebabkan oleh hantaman benda tumpul.
Seorang saksi mata, Reisa (18), mengaku sempat mendengar teriakan dari arah kios sebelum melihat seorang pria tak dikenal keluar dari pintu belakang sambil membawa barang yang diduga brankas. Pelaku disebut mengenakan jaket atau sweter biru pudar dan celana pendek, kemudian kabur menggunakan sepeda motor.
Sementara itu, rekaman CCTV yang diduga memperlihatkan terduga pelaku sesaat setelah melakukan aksinya beredar luas di media sosial. Video tersebut memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Namun hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait keaslian maupun isi rekaman yang beredar.


Tinggalkan Balasan