SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan kembali memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Labakkang, Senin (8/9/2025).

Unit baru ini menjadi SPPG keenam yang resmi beroperasi, dengan kapasitas produksi mencapai 1.500 porsi makanan bergizi setiap hari.

Dengan beroperasinya dapur layanan gizi tersebut, total enam unit SPPG kini telah tersebar di Kecamatan Minasatene, Pangkajene, Bungoro, Labakkang, dan Segeri. Program ini disebut telah memberi manfaat bagi 16.500 anak sekolah di berbagai jenjang.

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, mengatakan kehadiran SPPG Labakkang menjadi langkah penting dalam memastikan kualitas gizi generasi penerus di daerahnya.

“Melalui program ini, anak-anak kita di sekolah akan mendapatkan akses makanan bergizi secara gratis. Ini sangat penting, karena gizi yang baik adalah fondasi utama bagi tumbuh kembang anak, konsentrasi belajar, dan prestasi akademik. Kita ingin anak-anak di Kabupaten Pangkep tumbuh menjadi generasi yang sehat jasmani dan rohani, siap bersaing di masa depan,” ujarnya dalam sambutan.

Ia juga mengajak semua pihak turut menjaga keberlangsungan program MBG yang menurutnya tidak hanya soal layanan makan gratis, tetapi juga simbol kepedulian sosial.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat—pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi sosial, para guru, orang tua, hingga tokoh masyarakat—untuk bersama-sama mendukung dan menjaga program ini. Mari kita jadikan dapur makan bergizi gratis sebagai simbol gotong royong dan kepedulian kita terhadap masa depan bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Labakkang, Ardiansyah, menjelaskan bahwa layanan perdana diprioritaskan untuk tujuh sekolah, yang terdiri dari lima TK dan dua SD.

“Untuk hari ini, karena masih launching, kami siapkan 1.500 porsi,” tuturnya.

Acara peresmian berlangsung meriah dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Camat Labakkang, kepala desa dan lurah, serta tokoh masyarakat setempat.

Program MBG di Pangkep terus menjadi salah satu inovasi daerah yang mendapat perhatian publik, terutama karena menyentuh langsung kebutuhan dasar anak sekolah dan menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.