SimpulRakyat.co.id, Pangkep — Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau memimpin langsung kegiatan panen raya padi di areal persawahan Kelurahan Mangallekana, Kecamatan Labakkang, Senin (7/4/2025).

Panen raya ini merupakan bagian dari kegiatan serentak yang digelar di 14 provinsi se-Indonesia dan dipimpin secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Pangkep, unsur Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Pangkep.

Dalam sambutannya, Bupati Yusran mengungkapkan bahwa untuk musim tanam pertama tahun ini, seluas 16.832 hektare lahan padi di Pangkep siap dipanen.

“Insya Allah, kita juga sudah siapkan untuk musim tanam kedua. Target kami, rata-rata hasil panen bisa mencapai delapan ton per hektare,” ujarnya.

Yusran menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung.

“Ke depan, kalau sebelumnya petani hanya panen sekali, kita harapkan bisa meningkat menjadi dua, tiga, bahkan empat kali panen dalam setahun. Ini bentuk komitmen kami bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga ketahanan pangan di Pangkep,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Pangkep, Andi Sadda, menjelaskan bahwa padi yang dipanen saat ini merupakan hasil tanam periode Oktober-Maret. Lokasi yang dipanen, kata dia, masuk kategori IP200 — yakni intensifikasi pertanaman dua kali dalam setahun.

“Target tanam IP200 di Pangkep mencapai 14.000 hektare. Untuk musim ini, hasil panennya cukup menggembirakan,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah petani telah bersiap menyambut musim tanam berikutnya dengan dukungan bantuan benih dari pemerintah.

“Alhamdulillah, untuk IP200 kami mendapat bantuan benih untuk 14.000 hektare. Varietas yang digunakan pun beragam, termasuk varietas unggul seperti Mekongga,” tandasnya.

Saat ini, produksi padi rata-rata berkisar 5 hingga 6 ton per hektare. Namun untuk program IP200, hasilnya meningkat hingga 7 ton per hektare berkat varietas yang lebih unggul dan pola tanam yang terjadwal.