SimpulRakyat.co.id, Luwu – Pasca Banjir di Luwu, Polisi mulai diterjunkan melakukan pembersihan pada fasilitas umum dan fasilitas sosial pada Minggu (5/5).
Puluhan personil Polres Luwu, yang dibackup tim Rescue Polda Sulsel nampak membersihkan SDN 10 Murante, yang telah diterjang Banjir Bandang, dua hari lalu.
Kasat Sabhara Polres Luwu, AKP Catur Prasetya saat ditemui di Lokasi menyebutkan jika perintah Kapolres Luwu, AKBP Arisandi, untuk membantu masyarakat melakukan pembersihan pasca banjir.
“Ini perintah Bapak Kapolres Luwu, untuk bantu masyarakat. Kita mulai dari rumah ibadah, sekolah, kemudian nanti rumah-rumah warga, kita akan terus turun sampai betul-betul tuntas,” kata Catur.
Hanya saja kata Catur, sulitnya air bersih menjadi hambatan di Lapangan. “Masih susah dapat air bersih, itu kendala utama kita di Lapangan,” pungkasnya.
Di tempat berbeda, pembersihan rumah ibadah, Masjid Almunawarah, Kecamatan Suli juga dilakukan tim dari Damkar Kabupaten Luwu. Nampak lumpur sisa banjir, yang mengendap menyulitkan puluhan personil Damkar itu.
Sementara di Hari kedua, Kecamatan Latimojong masih dinyatakan terisolir. Bantuan hanya bisa diantar menggunakan helikopter. Nampak helikopter Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI), dan Polda Sulsel, hilir mudik mengantarkan bantuan.
Sementara, tim SAR gabungan masih berusaha mencari jalan alternatif untuk mensuplai bantuan ke kecamatan Latimojong.


Tinggalkan Balasan