SimpulRakyat.co.id, Luwu – Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu libatkan seluruh elemen pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 dengan tema ‘Mewujudkan Luwu yang Cerdas, Maju, dan Berkelanjutan Berbasis Agribisnis’ yang digelar di Aula Kantornya pada Selasa (21/5) siang.
Mereka dari Pemkab Luwu, TP – PKK, DWP Kabupaten Luwu, BPS, Badan Pertanahan, Departemen Agama, pihak Bank, Perusahaan, Kampus, organisasi pengusaha, organisasi kepemudaan, organisasi Olahraga, Forum Anak Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat dan Insan Pers.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu, Moh Arsal Arsyad dalam sambutannya mengungkapkan jika musrenbang RPJPD Kabupaten Luwu tahun 2025-2045 untuk menyepakati permasalahan pembangunan daerah, isu strategis, visi dan misi, sasaran visi, arah kebijakan, sasaran pokok, dan arah pembangunan.

Selain itu, penyelarasan visi dan misi RPJPD Provinsi dan Kabupaten, serta indikator arah pembangunan RPJPN, RPJPD Provinsi, dan Kabupaten, serta penyelarasan arah kebijakan transformasi RPJPN, RPJPD Provinsi dan Kabupaten.
“Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah sebagai upaya perluasan partisipasi publik dalam rangka proses perencanaan dengan stakeholders dalam rangka penajaman, penyelarasan dan penyempurnaan dokumen rancangan RPJPD Kabupaten Luwu tahun 2025- 2045,” kata Arsal.
Sejumlah pemateri dihadirkan dalam kegiatan ini, diantaranya Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu, Tenaga Ahli Bupati Luwu, dan Ketua PPKP LPPM Unhas
“Materi Musrenbang dari hasil penyelarasan dan sinkronisasi RPJPN dan RPJPD Provinsi, maka dapat dirangkum sebanyak tiga pokok visi yaitu cerdas, maju dan berkelanjutan, delapan misi, lima sasaran visi, dan 36 arah kebijakan selama empat periode RPJPD Kabupaten Luwu serta 17 arah pembangunan dengan 45 indikator arah pembangunan,” kunci Arsal.
Hadir membuka kegiatan, Pj Bupati Luwu Muh Saleh mengatakan, RPJPD Saat ini sangat penting karena akan menjadi penentu nasib generasi penerus di Kabupaten Luwu hingga 20 tahun kedepan.
“Ini sangat penting, karena ini rencana pembangunan untuk 20 tahun kedepan, sehingga saya sebagai Pj Bupati ingin meletakkan landasan melalui program yang kuat sehingga bisa dirasakan generasi kedepan. Ini harus sejalan dengan RPJPN, dimana Indonesia ingin menjadi Indonesia Emas, saya lihat di sini akan menjadi Luwu yang cerdas berkelanjutan berbasis Agribisnis,” kata Muh Saleh.

Senada dengan Muh Saleh, ketua II DPRD Kabupaten Luwu, Zulkifli mengingatkan pentingnya RPJPD kali ini.
“Ini sangat penting, kita menyesuaikan dengan RTRW yang kita susun, karena berlaku 20 tahun kedepan. Bagaimana mempertimbangkan sumber daya alam, perlu kita kombain bersama. RPJP dituntut mendapat data yang benar, berkualitas, bagaimana kita menyusun perencanaan dengan benar, jika data tidak akurat dan tidak faktual,” kata Zulkifli.
Lebih jauh, Zulkifli berharap RPJPD Kedepan bukan hanya melihat faktor-faktor lokal, namun juga mempertimbangkan perkembangan global.
“Kami akan mengawal RPJP kali ini, bagaimana industri, iklim, kita harus pikirkan secara global,” kuncinya.
Mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Kadis Kominfo SP Sulsel, Andi Winarno Eka Putra dalam sambutannya mengajak seluruh undangan mengambil bagian membangun Luwu untuk 20 tahun kedepan.
“Saya meminta bupati untuk intensif berkolaborasi dalam menyusun perencanaan yang terintegrasi sehingga menghasilkan kebijakan yang terukur. Tidak hanya mempertimbangkan faktor yang ada di daerah tapi juga secara global, seperti teknologi, bisnis, hingga perubahan iklim,” kata Andi Winarno.
Ia juga meminta Pemkab Luwu untuk mensinkronkan dokumen pembangunan pada tingkat nasional, provinsi, hingga Kabupaten.


Tinggalkan Balasan