SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Warga Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, meminta kepada KSOP Bima/PPK agar kapal perintis KM Amukti Palapa segera dioperasikan kembali.

Hal itu disampaikan pemuda asal kecamatan kepulauan tersebut, Juna yang juga aktif pada pergerakan PPM Sulsel, Sabtu (12/11/2022).

“Lambatnya KM Amukti Palapa beroperasi dikeluhkan masyarakat, sehingga meminta kepada KSOP Bima/PPK agar kapal perintis KM Amukti Palapa segera dioperasikan kembali,” kata Juna dalam keterangan tertulisnya ke media ini.

Pemuda asal Kecamatan Liukang Tangaya, Juna. (Foto: Ist).

Lanjut dikatakan, mengingat KM Sabuk Nusantara 66 sendiri yang belakangan melakukan proses docking, namun sekarang sudah kembali aktif beroperasi.

“Adapun KM Adi Nusantara sebagai kapal penggantinya bisa memuat 160 orang itu sangat membahayakan masyarakat yang notabene Kapal Perintis sebagai sarana transportasi laut di Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep,” ujar dia.

“Kita tetap mengapresiasi karena adanya upaya memberikan solusi untuk kapal penggantinya, namun disisi lain kapal pengganti yang over kapasitas justru sangat membahayakan pelayaran dan penumpang,” tambah Juna.

Terkait hal itu, dia berharap Kapal Perintis KM Amukti Palapa segera dioperasikan untuk melayani jasa angkutan transportasi laut bagi warga pulau tersebut.

“Kami berharap KSOP Bima/PPK dan Pemerintah yang memiliki wewenang untuk segera dioperasikan kembali secepatnya Kapal Perintis KM Amukti Palapa, agar masyarakat mendapat kenyamanan, keselamatan dan pelayanan yang maksimal,” pungkas Juna.