SimpulRakyat.co.id, Pangkep – UMKM Juragan Bandeng mengikuti lomba inovasi daerah 2022 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Pangkep.
Ajang bergengsi ini mengusung tema “Membudayakan Berinovasi untuk Pemulihan Ekonomi, Reformasi Sosial dan Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Lokal”, berlangsung di ruang rapat Lt III Kantor Bupati Pangkep, Selasa (1/11/2022).
Saat mempersentasikan inovasinya, Owner UMKM Juragan Bandeng, Zulfardani, mengatakan, ikan bandeng tanpa tulang miliknya itu tak memiliki bau, berasal dari Desa Bontomanai, Kecamatan Labakkang.
“Sebelumnya kami membentuk suatu kelompok swadaya untuk membuat satu usaha dengan bahan baku ikan bandeng, dengan mengikuti beberapa pelatihan pencabutan tulang ikan bandeng hingga tingkat mahir dan akhirnya kami berhasil memproduksi bandeng tanpa duri dengan beberapa varian. Usaha ini kami lakukan sejak tahun 2020,” beber Zulfardani menceritakan latar belakang pendirian UMKM Juragan Bandeng di hadapan para juri.
“Usaha ini (ikan bandeng tanpa tulang-red) kami jadikan peluang usaha bagi para ibu-ibu untuk memiliki penghasilan tambahan,” ungkap dia.

Lanjut dijelaskan, dalam usaha mikro kecil menengah ini, pihaknya membuat beberapa jenis varian dari ikan bandeng tanpa duri/tulang, yankni memadukan konsep tradisional dan modern, berupa bandeng tanpa tulang original, serta sentuhan inovasi rempa asam, di antaranya pallukacci atau pallumara dan asam kering.
“Kami juga menyediakan ikan bandeng tanpa duri dengan bumbu tepung crispy, abon ikan bandeng, serta ikan kambu,” tambah dia saat menerangkan gambaran usaha UMKM miliknya.
“Semua itu kami kerja secara berkelompok, mulai dari proses penyediaan bahan baku, proses sortir, pencabutan tulang dengan menggunkan beberapa alat, yakni pisau, gunting, pinset anatomi. Selanjutnya diolah menjadi produk ikan bandeng tanpa duri berdasarkan pesanan konsumen, kemudian kami kemas dengan proses vakum, agar bisa dijadikan oleh-oleh khas Pangkep untuk dikirim keluar daerah,” jelas Zulfardani yang juga merangkap sebagai Marketing UMKM Juragan Bandeng ini.

Diketahui, produk UMKM Juragan Bandeng ini telah ikut berpartisipasi pada kegiatan gerakan pangan murah yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan belum lama ini.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Iniovasi dan Teknologi Bappelitbangda Pangkep, Dewi Sartika Amin yang juga bertindak sebagai ketua pelaksana kegiatan, mengatakan, ajang ini melombakan 49 inovasi dari berbagai klaster, di antaranya pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan inovasi bentuk lainnya.
“Kegiatan ini melombakan 49 inovasi dari kalangan perangkat daerah, masyarakat, UMKM dan vertikal. Hasil dari lomba inovasi ini, kita akan keluarkan (umumkan-red) hasilnya berupa tiga klaster, yaitu tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta inovasi dalam bentuk lainnya,” ungkap dia.
Lanjut dikatakan, pada lomba ini diharapkan para pegiat UMKM dapat menyerap tenaga kerja dan pemanfaatan inovasi, guna peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai upaya pemerataan ekonomi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Untuk UMKM diharapkan dapat mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat, serta memberdayakan masyarakat itu sendiri, berupa membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat, dimana lebih kepada pemanfaatan inovasi terkait peningkatan ekonomi,” pungkas Dewi Sartika Amin.


Tinggalkan Balasan