SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Komandan Distrik Militer (Dandim 1421/Pangkep), Letkol Inf Hengky Vantriardo melanjutkan silaturahminya ke sekolah-sekolah, didampingi Komando Rayon Militer (Danramil 1421-03/Bungoro), Mayor Inf Muh Tahir T, Danramil 1421-05/Ma’rang, Kapten Inf Raharto dan Pasi Inteldim 1421/Pangkep Letttu Inf Pattola.
Sekolah yang dikunjungi Dandim kali ini, antara lain MAN Pangkep, SMAN 13 Pangkep, SMAN 4 Pangkep dan SMAN 3 Pangkep, Senin (21/03/2022).
Pada kesempatan ini, Letkol Inf Hengky Vantriardo mengatakan bahwa kegiatan bela negara tidak hanya angkat senjata.
“Negara tidak hanya soal berperang atau wajib militer saja, namun bela negara bisa dilakukan dalam wujud dan bentuk yang berbeda-beda, yaitu segala hal yang baik dalam keseharian kita sesuai profesi. Misalnya bagi pelajar, bisa melakukan bela negara dengan mematuhi orang tua dan guru, giat belajar, tepat waktu dan berupaya menjadi siswa yang berprestasi,” kata Dandim 1421/Pangkep.
“Sekolah bukan hanya sekedar tempat menuntut ilmu pada dimensi formal saja, sekolah sebagai tempat untuk belajar, beraktualisasi, mendidik para anak bangsa menjadi bertaqwa, terampil, berbudi pekerti luhur, cinta tanah air, serta sehat jasmani dan rohani serta bersosialisasi,” tambahnya.
Letkol Inf Hengky Vantriardo juga menyampaikan, banyak kontribusi sekolah bagi generasi muda Indonesia.
“Segala aspek formal keilmuan mereka dapatkan di sekolah, lebih dari itu, sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki tugas penting dalam rangka menyiapkan generasi muda yang siap pakai dan siap bersaing,” ucapnya.
“Penyelenggaraan bela negara di sekolah disadari atau tidak direalisasikan melalui pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, upacara bendera, penyelenggaraan ibadah di sekolah, kegiatan ekstrakulikuler seperti Pramuka, PMR, Karawitan, seni tari, sebagai kegiatan yang sarat bermuatan pembentukan karakter, kepedulian kepada sesama, serta kecintaan kepada budaya asli nusantara. Tentunya sekolah telah menyelenggarakan kegiatan bermuatan bela negara sesuai dengan usia, fisik, psikhis, peserta didik,” terang Letkol Inf Hengky Vantriardo.
Lanjut dikatakan, budaya sekolah dapat mempengaruhi perilaku dari siswa, dikarenakan budaya sekolah memiliki fungsi pembentuk perilaku siswa dan sebagai tata nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dapat diimplementasikan menjadi nilai dalam kehidupan dilingkungan sekolah.
Sehingga, kata Letkol Inf Hengky Vantriardo, dapat membina karakter siswa berupa responsibility dan citizenship. Perilaku siswa yang mencerminkan sadar akan bela negara, yaitu taat pada tata tertib, jujur, dan disiplin dan toleransi antar sesama.
“Bagi warga lain, bela negara bisa dilakukan dengan melakukan pengabdian sesuai profesi, misalnya dokter terus mengabdi membantu orang sakit, petani terus mengabdi dengan menghasilkan padi dan sebagainya yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Sekadar diketahui, saat Dandim 1421/Pangkep bersilaturahmi ke beberapa sekolah, secara keseluruhan kepala sekolah, guru dan siswa menyambut dengan hangat serta mengucapkan terima kasih atas apresiasi membuat kegiatan yang sangat bermanfaat bagi anak-anak penerus Bangsa.
“Semangat dan lebih semangat lagi untuk berbuat dan berkarya lebih baik lagi,” pungkas Letkol Inf Hengky Vantriardo kepada para siswa saat memberikan motivasi.
Reporter: Faried
Editor : Sukma Paramita


Tinggalkan Balasan