Pangdam Hasanuddin dengan Plt Gubernur Sulsel Bahas Keamanan dan Sinergitas Pembangunan

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Makassar – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno melakukan pertemuan dengan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, bertempat di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo Makassar. Jumat (16/04/2021) kemarin.

Lebih dari satu jam kedua petinggi di Sulsel ini membahas banyak hal, yakni mengenai Provinsi Sulawesi Selatan. Salah satunya terkait keamanan, serta sinergitas dalam pembangunan untuk masyarakat antara TNI dan Pemerintah Daerah.

Baca Juga

Apalagi Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno baru saja menjabat sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin pada 1 April 2021. Ia menggantikan Mayjen TNI Andi Sumangerukka yang memasuki masa purnabakti.

Sebelumnya, Mochamad Syafei Kasno menjabat sebagai Pa Sahli Tk III Bidang Komsos Panglima TNI dan pernah menjabat sebagai Kepala BIN Provinsi Jawa Timur.

Pada kesempatan ini, Pangdam menyampaikan akan terus mendukung upaya Pemerintah Provinsi Sulsel. Hal itu pun sejalan dengan program TNI, salah satunya dalam pembukaan rintisan jalan yang selama ini dibangun oleh Pemetintah Provinsi Sulsel.

“Sesuai dengan fungsi Kodam Hasanuddin untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk program teritorial ke masyarakat. Misalnya bisa dengan kerja bakti, pembukaan jalan,” ungkapnya.

“Kami harap bersama Pemerintah Daerah bisa bekerja sama dengan bergotong royong bersama masyarakat. Aparat TNI siap turun dan kami juga sudah siap alat berat lengkap,” tambahnya.

Sementara itu Andi Sudirman berharap TNI untuk tetap selalu menjaga koordinasi dan komunikasi serta sinergitas dengan Pemprov Sulsel.

“Kita harap TNI selalu menjaga koordinasi, komunikasi dan sinergitas bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk masyarakat,” harapnya.

Ia pun mengaku, bahwa Pemprov Sulsel telah memberikan izin melalui surat edaran pelaksanaan salat tarawih, namun dengan syarat protokol kesehatan yang ketat. Olehnya itu, diharapkan dukungan aparat TNI dalam penegakan protokol kesehatan.

“Kita menginginkan, ada pertemuan rutin untuk membahas isu-isu bersama Forkopimda. Jika ada masukan terkait keamanan, ketertiban dan isu masyarakat,” ujarnya.

Di Ramadhan ini, jelang mudik akan dilakukan pengamanan diwilayah perbatasan mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Yang diizinkan di Sulsel hanya wilayah aglomerasi di Mamminasata yakni Maros, Makassar, Gowa/Sungguminasa dan Takalar.

Melihat kondisi saat ini, Pemprov Sulsel ingin membuat mitigasi. Apalagi Sulsel dikenal wilayah yang rawan terjadi bencana.

Pemprov Sulsel, kata Andi Sudirman siap bersinergi dengan Kodam XIV/ Hasanuddin dalam mendukung program TNI untuk masyarakat. (*)

Berita Menarik Lainnya