SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT SMP Negeri 1 Bungoro Bustan, mengajukan pengunduran diri ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, pada 20 Maret 2021 lalu.

Pengunduran dirinya ini disinyalir karena banyaknya tekanan dari oknum pimpinan di Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep.

Bustan yang baru menjabat 5 bulan sebagai UPT SMP Negeri 1 Bungoro ini merasa tidak sanggup menghadapi tekanan yang dianggapnya sebagai buah simalakama.

Alasan pengunduran dirinya ini ia nyatakan terkait pengadaan buku modul yang tiba-tiba datang ke SMP Negeri 1 Bungoro tanpa ada nota pesanan dari pihak sekolah.

“Saya mundur karena alasan itu, buku modul itu tidak bisa kami berikan ke siswa karena tidak memenuhi standar sebagai buku panduan menurut Juknis, kedua tidak ada peruntukannya di dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah-red) dan tidak pernah kami rencanakan untuk membeli buku tersebut,” jelas Bustan kepada media ini saat disambangi di SMP Negeri 1 Bungoro, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Rabu (24/3/2021).

Ia juga mengaku selalu didesak untuk membagikan buku tersebut ke siswa. Tapi belum dibagikan karena ia takut melanggar, buku itu tidak masuk belanja pokok dan belanja cetak.

“Tidak ada posnya,” tegas dia.

“Saya tidak ingin pusing apalagi jika ada tekanan. Lebih baik saya mundur dan menjadi guru biasa. Saya sementara mencari sekolah untuk mencukupkan jam. Semoga bukan pulau lagi krena saya sudah lama di pulau,” tambah Bustan.

Menurut Bustan, jumlah siswa SMPN 1 Bungoro sebanyak 874, pihaknya diminta untuk bagikan buku tersebut ke siswa dengan jumlah buku persiswanya 10 modul.

“Harga yang disampaikan bervariasi, mulai dari Rp16.000 sampai Rp19.000, tetapi tak ada list harga yang kami terima. Kami tidak minta buku tersebut , kami tidak mengeluarkan nota pesanan dan Buku itu terkesan dipaksakan masuk sekolah walau tidak sesuai juknis,” pungkas dia.