SimpulRakyat.co.id, Gowa – Sebanyak 500 personil Polres Gowa mengikuti Vaksinasi yang digelar di Aula Endra Dharmalaksana Polres Gowa, Selasa (09/03/2021).
Mengawali pelaksanaan kegiatan penyuntikan vaksin jeni Sinovac, Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto didampingi Ketua Tim Vaksin dari Dinkes Gowa resmi melakukan pencanangan.
Kapolres Gowa dalam sambutannya berharap, vaksinasi yang digelar hari ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya seluruh anggota.
Ia juga mengimbau kepada semua pihak agar tidak menyebarkan berita hoax atau isu yang tidak benar terkait penyuntikan vaksinasi karena upaya pemerintah dalam melakukan vaksinasi ini untuk menjaga kesehatan rakyat Indonesia, guna meminimalisir penyebaran Covid-19.
Sementara itu, Kepala Seksi Imunisasi Dinas Kesehatan Gowa, Alimuddin menjelaskan, hingga saat ini belum ada isu negatif dari masyarakat terkait penyuntikan yang selama ini pihaknya lakukan di Kabupaten Gowa.
“Ini bertanda vaksinasi sangat aman dan halal,” kata Alimuddin.
Vaksinasi yang digelar pagi tadi merupakan vaksinasi tahap ke II yang diperuntukkan bagi petugas pelayanan publik dan lansia, serta kesempatan pertama menerima vaksinasi adalah Kapolres Gowa, sekaligus sebagai bentuk pencanangan vaksinasi hari ini.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan dalam dua sesi oleh petugas medis Dinkes Gowa dan diback Up Urkes Polres Gowa dilakukan dalam dua sesi, yakni ada sesi I dimulai pada pukul 09.00 hingga 12.00 Wita, kemudian untuk sesi ke II pada pukul 13.00 Wita hingga selesai, diperuntukkan bagi personil di tiap Satker yang ada di Polres Gowa.
Kapolres Gowa menerangkan, bila jumlah personil tidak memenuhi target 500 orang, maka penambahan akan diambil dari perwakilan di tiap Polsek jajaran, namun proses vaksinasi bagi personil Polsek jajaran lainnya tetap dilakukan di tiap Puskesmas di tingkat Kecamatan.
Sebelum proses penyuntikan, para personil wajib mengikuti pendaftaran dan Screaning (observasi) serta pemeriksaan fisik untuk memastikan dimungkinkan untuk mengikuti vaksinasi tersebut.
“Seluruh personil wajib mengikuti vaksinasi sebagai wujud Polri yang Presisi guna mengantisipasi penyebaran covid-19 semakin meluas dan bila hasil Screaning dari tim medis tidak dimungkinkan maka vaksinasi akan ditunda sampai kondisi peserta memenuhi syarat untuk divaksinasi kembali,” tegas AKBP Budi Susanto. (*)


Tinggalkan Balasan