SimpulRakyat.co.id, Makassar – Guna menekan tingkat kebocoran air, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum (PDAM) Kota Makassar mengganti 12 ribu meteran pelanggan dari 133 ribu yang dinyatakan tidak layak.
Kepala Bagian Humas PDAM Kota Makassar, Rusli mengatakan, penggantian meteran pelanggan memakan waktu selama tiga tahun. Pasalnya, tahun ini hanya 50 ribu meteran pelanggan yang akan diganti.
“Sejauh ini kita sudah ganti 12.624 meteran pelanggan dari 50 ribu target kita tahun ini,” singkat Rusli, Selasa (20/10/2020).
Rusli menyampaikan, penggantian meteran pelanggan dikerjakan di dua kecamatan oleh tim, di antaranya wilayah Kecamatan Tamalate dan Mariso.
Hal itu bertujuannya untuk memastikan tingkat kehilangan air di dua wilayah tersebut benar-benar teratasi. Apalagi tingkat kehilangan air akibat meteran yang sudah tidak layak ini cukup tinggi. Jika tidak segera diatasi, bisa merugikan PDAM Kota Makassar.
“Kita fokus dua zona dulu supaya lebih efektif, selain itu kita dapat mengukur dengan cepat progres tingkat kehilangan air kita,” ujarnya. (*)


Tinggalkan Balasan