Wujudkan Pilkada Damai, Kapolres Pangkep Ajak Awak Media Edukasi Netizen

  • Whatsapp
Seminar Dialog “Membangun Demokrasi Santun, Menuju Pilkada Damai, Aman dan Sejuk” di Aula Penginapan Celebes, Jl Sultan Hasanuddin, Kota Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sabtu malam (8/8/2020). (Foto: Ahmad/SimpulRakyat.co.id).

SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Jelang Pilkada serertak 2020, berbagai upaya telah dilakukan oleh Polres Pangkep dalam mengatisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Persiapan itu sudah dimulai jauh hari sejak tahap awal Pilkada.

Hal itu dikatakan oleh Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji saat menjadi narasumber pada Seminar Dialog “Membangun Demokrasi Santun, Menuju Pilkada Damai, Aman dan Sejuk” di Aula Penginapan Celebes, Jl Sultan Hasanuddin, Kota Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sabtu malam (8/8/2020).

Baca Juga

“Sejak dini kami sudah mengantisipasi potensi kerawanan, di antaranya konflik antar pendukung dengan cara upaya persuasif, membuka hubungan emosional agar tak terjadi benturan sesama tim,” ungkap AKBP Ibrahim Aji.

Selain itu, untuk menyukseskan Pilkada Pangkep yang dihelat pada 9 Desember 2020 mendatang, AKBP Ibrahim Aji juga membangun koordinasi terhadap penyelenggara Pemilu, yakni KPU dan Bawaslu Pangkep, serta meminta awak media untuk terlibat dalam mewujudkan Pilkada damai.

“Kami juga mengajak media (awak media) untuk bersama-sama mewujudkan Pilkada damai melalui pemberitaan anti hoax  yang ada di Medsos (media sosial) facebook maupun twitter,” ajak Kapolres Pangkep.

Saat dialog ini berlangsung, AKBP Ibrahim Aji juga menyebut, titik kerawanan di media sosial bagi warga yang baru mengenal facebook. Olehnya itu, ia mengajak awak media mengedukasi Netizen.

“Lewat media massa, perlu disampaikan ke warga, tidak semua (informasi) yang dibagikan di facebook itu benar, terkadang Medsos disalahgunakan,” imbuh dia.

Kendati demikian, pihak Polres aktif melakukan patroli siber untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sejak dini.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep yang diwakili oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Sugiharto menyebut, dalam penanganan pidana Pemilu, pihaknya bersama Bawaslu dan Kepolisian tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu).

“Penanganan tindak pidana Pemilu (Pilkada) dilakukan melalui Sentra Gakkumdu,” jelas dia.

Sugiharto juga meminta awak media terlibat mengedukasi warga soal pelanggaran dan tindak pidana Pemilu melalui pemberitaan Pilkada Pangkep.

“Media idealnya bertindak netral, juga sebagai jembatan untuk mengedukasi warga soal kepemiluan,” ujar Sugiharto.

Acara seminar dialog yang dirangkaikan dengan pelatihan jurnalistik ini digelar oleh Pokja PWI Pangkep dalam rangka HUT ke-7 Tabloid Teropong Bulusaraung. Turut hadir dalam acara ini, Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pangkep Sugiharto, Komisioner Bawaslu Pangkep Mustafa.

DAFTAR NAMA PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI PANGKEP

Disarankan Untuk Anda :