SimpulRakyat.co.id, Makassar – Aktivitas sejumlah Organisasi perangkat daerah (OPD) di areal gedung Balai kota Makassar terhambat karena listrik padam. Kejadian ini berlangsung sudah 6 hari
Gangguan listrik ini otomatis menghentikan aktivitas yang berhubungan dengan internet dan komputer.

Salah seorang personil Satpol PP Makassar menyebutkan, gara gara listrik padam pegawai kontrak Satpol belum menerima gaji.
“Dari hari jumat (1/5) kantor Balai kota mati lampu, pegawai belum gajian karena tidak bisa dikerja laporannya.” Ucap Personil Satpol PP Irwan kepada media, Rabu (6/5/2020).
Irwan menilai, pemerintah dalam hal ini instansi terkait tidak peduli dengan kondisi Balai Kota.
“Memang ini sepertinya tidak ada kepedulian, Jangan karena Balai kota Sepi (PSBB) kita sudah tidak perhatian terhadap kondisi Balai kota.” imbuhnya.
Selain Gaji pegawai kontrak yang belum dibayarkan, Pemadaman listrik ini juga menghambat pembuatan surat tugas di lapangan, serta akses CCTV di gedung bagian depan tidak berfungsi.
Terpisah, Kepala Bagian Umum Setda Makassar Ichwan Jakob menerangkan bahwa terjadinya pemadaman listrik disebabkan salah satu trafo gedung Balaikota mengalami kerusakan.
“Lagi perbaikan PLN, trafo rusak.” singkatnya.
Mengatasi persoalan tersebut, pihaknya telah menyurat ke PLN untuk peminjaman trafo.
“Kemarin saya sudah menyurat ke PLN untuk peminjaman trafo.” ucap Ichwan.”
Terkait kebutuhan suplay listrik gedung Balaikota, Ichwan mengakui telah mengajukan penggantian trafo dan genset untuk gedung lama, namun belum dianggarkan.
“Pengadaannya ada di (Bagian) perlengkapan. Saya sudah mengajukan penggantian trafo dan genset untuk gedung lama. belum juga dianggarkan oleh perlengkapan.” tandasnya. (Bm)


Tinggalkan Balasan