SimpulRakyat.co.id, Marauke – Aliansi pelajar, mahasiswa dan masyarakat papua turun ke jalan menggelar aksi damai, yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Merauke, Senin (30/09/19).
Dalam orasi yang disampaikan oleh perwakilan dari Boven Digoel, Mappi, Asmat dan Merauke serta pegunungan tengah, menuntut agar Pemerintah Daerah Merauke, dalam hal ini Bupati Frederikus Gebze, segera memulangkan seluruh mahasiswa Merauke yang tengah studi di luar Provinsi Papua.
Hal yang sama juga ditujukan untuk Pemerintah Kabupaten Asmat, Mappi dan Boven Digoel, dimana mereka menuntut agar segera mengambil sikap untuk hal tersebut.
“Kota Merauke dikatakan aman, tapi di luar sana teman-teman mahasiswa sedang tidak tenang. Kita minta semua mahasiswa yang ada di luar daerah di pulangkan. Ini hal serius dan bukan Hoaks, jadi mohon segera ambil sikap ” ujar Agusta, selaku koordinator lapangan dalam orasi.
Menanggapi hal tersebut, para mahasiswa pun langsung diterima oleh Drs Daniel Pauta, selaku Sekertaris Daerah Merauke dan sejumlah pejabat di lingkungan Setda Merauke.
Dalam pertemuan yang dilakukan di ruang rapat lantai 3 Kantor Bupati Merauke, hadir tokoh agama dan pemuka masyarakat serta wakil dari DPRD Merauke.
Dimana dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa Pemerintah Kabupaten Merauke siap memfasilitasi kepulangan mahasiswa yang memang harus pulang dan menerima usulan mahasiswa untuk dilibatkan dalam tim pemulangan mahasiswa Merauke dari kota-kota study di luar Pulau Papua namun perlu pendataan yang akurat.
“Kita perlu mengapresiasi kegiatan adik-adik mahasiswa kita karena secara elegant telah mampu menyampaikan aspirasi dengan baik,” ujar Paskalis Imadawa selaku tokoh masyarakat yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Dengan kesepakatan tersebut pertemuan diakhiri dengan harapan kiranya semua kejadian ini akan berakhir dengan baik.(*)


Tinggalkan Balasan