SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Pencarian nelayan yang dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari kapal membuahkan hasil. RK (45), warga Kampung Pasui, Kelurahan Sapanang, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, ditemukan tim gabungan dalam kondisi tidak bernyawa, Selasa (23/9/2025).

Kasat Polairud Polres Pangkep, AKP Nompo, mewakili Kapolres Pangkep Husni Ramli, menjelaskan jasad korban ditemukan mengapung di perairan Gusung Pangkayya, Pulau Langkadea, sekitar pukul 11.00 WITA.

“Jenazah dievakuasi ke Dermaga Toli-Toli sebelum dibawa ke RS Batara Siang Pangkep untuk visum luar,” ungkap AKP Nompo.

Lanjut dikatakan, RK dilaporkan hilang sejak Minggu (21/9/2025) setelah berangkat melaut seorang diri di perairan Pulau Balang Caddi, Desa Mattiro Bintang, Kecamatan Liukang Tupabiring.

“Laporan keluarga korban langsung ditindaklanjuti dengan pencarian oleh tim gabungan yang terdiri dari Satpolair Polres Pangkep, Basarnas Sulsel, BPBD Pangkep, keluarga, serta nelayan tradisional,” tambah dia.

Dari hasil pemeriksaan luar, polisi menemukan bekas jeratan di kaki kanan korban. RK diduga terjerat tali jaring hingga terjatuh ke laut.

“Saat itu, perahu yang digunakannya masih dalam kondisi mesin menyala sehingga bergerak menjauh meninggalkan korban,” terang dia.

Setelah dilakukan visum luar, lanjut AKP Nompo, jenazah korban dipulangkan ke rumah duka di Kampung Pasui.

“Pihak keluarga menolak otopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Jenazah RK dimakamkan sore harinya di Pekuburan Sapanang,” tandasnya.

Polisi memastikan telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan tim SAR, keluarga, dan tenaga medis.