SimpulRakyat.co.id, Pangkep — Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Maccini Baji, Johansyah, bersama petugas posko terpadu, menggelar sosialisasi terkait peringatan cuaca ekstrem serta membagikan life jacket (pelampung) kepada nakhoda kapal tradisional dan nelayan di Sungai Pangkajene, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Jumat (20/12/2024).

Dalam kegiatan tersebut, Johansyah menegaskan pentingnya keselamatan pelayaran, khususnya bagi anak buah kapal (ABK) dan penumpang.

“Kami mengimbau kepada para nakhoda untuk memperhatikan keselamatan ABK dan penumpang, seperti tidak melebihi kapasitas penumpang dan melengkapi alat keselamatan berupa life jacket,” ujar Johansyah saat menyerahkan pelampung kepada nakhoda kapal tradisional pengangkut penumpang.

Terpantau, sebanyak lima unit life jacket dibagikan kepada nakhoda dari sepuluh kapal tradisional yang hadir. Selain pembagian alat keselamatan, Johansyah juga memberikan sosialisasi mengenai perubahan cuaca ekstrem yang dapat membahayakan aktivitas pelayaran.

“Kami juga mengingatkan semua pihak untuk memantau kondisi cuaca di setiap aktivitas pelayaran untuk menghindari risiko kecelakaan di laut,” tambah Johansyah.

Sekadar diketahui, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pengumuman peringatan dini gelombang tinggi yang sebelumnya dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, melalui Kantor UPP Kelas II Maccini Baji, pada Kamis, 19 Desember 2024, kemarin.

“Mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, agar kapal nelayan dan kapal layar motor untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi 1,5-2,5 meter, dan potensi kecepatan angin 10-25 knots di wilayah perairan Selat Makassar bagian selatan selama periode 19 s/d 22 Desember 2024,” demikian imbauan dari Kantor UPP Kelas II Maccini Baji, dikutip Simpul Rakyat.

Langkah preventif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan para pelaut tradisional dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu, sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan di laut.