SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Ketua Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PW MOI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pangkep, Muhammad Anwar-akrab disapa Anwar Bro-menyoroti kinerja pegawai pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Bonto Perak, Kacamata Pangkajene, Kabupaten Pangkep.
Anwar menyorot kinerja pegawai Puskesmas Bonto Perak lantaran adanya salah satu warga yang mengaku tidak mendapatkan pelayanan kesehatan di jam satu siang pada Selasa (14/6/2023) lalu.
“Saat saya datang, pak. Ada salah satu perawat mengatakan sudah tutup, jadi kami langsung pulang,” ungkap warga yang enggan namanya dimediakan saat melaporkan kejadian tersebut ke Sekretariat PW MOI DPC Pangkep, Kamis (15/6/2023).
Mendapat laporan tersebut, Anwar Bro mengatakan, sebaiknya pihak Puskesmas melayani warga yang hendak berobat, apatah lagi di jam-jam kerja.
“Bagaimanami‘ itu kalau orang sakit parah terus datang ke puskesmas pada saat jam satu siang, lalu tutup pelayanan puskesmas,” kesal Anwar Bro.
Lanjut Anwar Bro, pihaknya juga pernah menemukan salah satu warga yang datang mengeluhkan pelayanan Puskesmas Bonto Perak, lantaran saat itu pasien tersebut hendak periksa kandungan dan diminta membayar Rp100 ribu.
“Pernah juga salah satu masyarakat yang hendak heriksa kandungan dikasih bayar, kalau tidak salah waktu itu Rp100 ribu, namun setalah saya klarifikasi ke Kepala Puskesmas, beliau memerintahkan perawat kambalikan uang pasien itu, jadi masalah selesia waktu itu,” ungkap Anwar Bro.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Bonto Perak, drg Nasrul S Lompi yang dihubungi media ini tak menampik, jika pelayanan kartu atau pendaftaran pasien berlangsung hanya sampai pada pukul 12.00 Wita.
“Pelayanan kartu atau pendaftaran sampai jam 12 siang,” ungkap Nasrul S Lompi via WhatsApp.
Kendati demikian, kata Nasrul, pelayanan Poli dan dokter tetap sampai jam 14.00Wita bagi masyarakat yang sudah mendaftar sebelum jam 12 siang.
“Tapi jika ada masyarakat yang datang siang hari setelah jam pendaftaran ditutup, tetap akan dilayani dan diarahkan untuk diperiksa di UGD,” kata dia.
“Jadi kesimpulannya, tidak bisa ada masyarakat yang ditolak untuk dilayani,” tambah Nasrul.
Pada kesempatan ini, Nasrul juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga jika ada pelayanan di puskesmas tersebut yang dinilai kurang maksimal.
“Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan dari staf, dan Insya Allah saya kumpul semua anggota dipendaftaran dan poli umum, termasuk dokternya untuk membahas masalah ini,” pungkas Kepala Puskesmas Bonto Perak ini. (Tim)


Tinggalkan Balasan